SuaraPantura.com- Seorang Siswa dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahus Saadah Pulosari Pemalang bernama Hilman Aunurofik(11) diketahui tewas saat mengikuti Jambore Sako Ma'arif NU dan Porsema tingkat MI tahun 2022 di Bumi Perkemahan Sikucing, Moga, Pemalang.
Namun dari pantauan tim redaksi hingga Sabtu, 22 Oktober 2022 malam, Panitia tetap melanjutkan serangkaian acara.
Acara tersebut diagendakan selama tiga hari yakni dari tanggal 21 hingga 23 Oktober 2022.
Sementara Jasad korban sendiri ditemukan di Kedung Kething, kira-kira 100 meter dari Bumi Perkemahan Sikucing, Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Sabtu 22 Oktober 2022 pukul 15.30 WIB.
Adapun kronologi kejadian bermula saat korban bersama 5 siswa lainnya diduga berniat bermain (mandi) di Kedung Kething.
Camat Moga, Umroni membenarkan kabar tewasnya siswa dimaksud. Dari laporan yang dia terima, korban ditemukan oleh penduduk Banyumudal bernama Manis.
“Ya, korban ditemukan oleh penduduk setempat, sudah meninggal dunia,” kata Umroni kepada wartawan, Sabtu petang.
Jasad korban, lanjut Umroni, langsung dibawa ke RSI Moga untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut (visum).
“Sementara belum diketahui secara pasti penyebabnya, apakah karena tenggelam atau almarhum punya riwayat epilepsi. Kita masih menunggu hasil visum (tim medis),” ujarnya.
Umroni mengatakan, jasad korban sudah dibawa ke rumah duka di Desa Pulosari, RT 30 / RW 07, Kecamatan Pulosari oleh pihak keluarga.
“(Jasad korban) sudah diambil oleh pihak keluarga. Yang datang Bapak Sulam (Ayah korban) dan Ibu Nurjanah (Ibunda korban),” pungkasnya.
Seperti diketahui, Acara Kemah Hari Santri tersebut sendiri diadakan oleh Sako Pramuka Ma'arif NU dan Porsema Cabang Pemalang tingkat SD/MI tahun 2022.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak panitia penyelenggara.
***