Expo UMKM 2022, KKN Posko 63 UIN Walisongo Semarang Delegasikan 16 Produk UMKM Desa Kenteng
Tim Suara Pantura 02•
Jateng Pantura
Penulis: Bahran Jauhar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang
SuaraPantura.com - Team KKN Reguler 79 UIN Walisongo Semarang Posko 63 Desa Kenteng berpartisipasi aktif dalam Expo UMKM 2022 Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Kamis 27 Oktober 2022.
Pemerintah kecamatan Susukan Kabupaten Semarang menyelenggarakan expo bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di setiap desa untuk memamerkan produk pada Susukan Expo 2022 di alun-alun Kecamatan Susukan.
Kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan di Lapangan Kecamatan Susukan yang dihadiri oleh 13 Desa yang ada di Kecamatan Susukan. Desa Kenteng salah satunya yang setiap tahunnya mengikuti gelaran Expo tersebut.
Dalam gelaran Expo UMKM tersebut, desa Kenteng dengan didampingi team KKN UIN Walisongo Semarang Posko 63 mendelegasikan sebanyak 16 produk UMKM desa untuk di pamerkan dan diikut sertakan dalam ajang lomba UMKM.
Presentasi Produk UMKM Desa Kenteng oleh Ibu Wiwit Ernawati — Bahran Jauhar
Muhammad Mujib selaku Kepala Desa Kenteng mengatakan, gelaran Expo ini sangat bermanfaat bagi masyarakatnya dengan ini produk UMKM desanya bisa dikenal banyak masyarakat luas tidak hanya di desa sendiri.
Muhammad Mujib juga menuturkan, setiap ada gelaran Expo dan Bazar seperti ini desa Kenteng selalu berpartisipasi dengan persiapan yang matang dan berusaha menunjukkan produk yang unik dibandingkan produk lain.
"Banyak produk yang dilahirkan dari masyarakat, semuanya sangat menarik dan banyak jenisnya bukan hanya kuliner namun ada batik dan kerajinan tangan lainnya," ungkapnya.
Sementara itu Keumala Rizqi mengatakan, Adanya expo umkm ini bisa membangkitkan semangat desa untuk memproduksi produk yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, expo ini bisa menjadi wadah bagi tiap desa untuk memperkenalkan produk mereka supaya lebih dikenal khalayak umum. Tidak terbatas pada satu desa saja.
"Kami team KKN posko 63 andil dalam pemasaran produk dengan memberikan logo dan brand produk bagi produk yang belum memiliki bran mutlak, selain itu membuat katalog produk bagi UMKM desa. Ada 16 produk UMKM yang kami pilih dari setiap dusun yang ada di desa Kenteng, produk ini merupakan produk bagus dan menarik untuk diikut sertakan dalam expo," tambahnya.
"16 produk yang di delegasikan diantaranya jenang, wajik gula jawa, krasikan, senenjongan, gula jawa, kue lapis, kripik talas, roti kelapa, carabikan, telur asin, kripik pisang, kripik usus, pempek, kripik gadung, susu kedelai, tahu bakso dan jamur tiram. Sedangkan 3 selain itu merupakan produk kerajinan tangan seperti celengan, fas bunga dari serabut kelapa dan batik 'Lumpang Alu' yang menjadi primadona produk UMKM desa Kenteng. Karena batik Lumpang Alu ini merupakan batik asli desa Kenteng yang di hasilkan oleh kelompok PKK di Desa Kenteng", pungkasnya.***