Masyarakat dan Mahasiswa KKN Reguler 79 Posko 54 UIN Walisongo Membangun Jalan Menuju TPU Kalijali
Tim Suara Pantura 02•
Jateng Pantura
Penulis: Ahmed Yusuf Hassan Mahasiswa UIN Walisongo Semarang
SuaraPantura.com - Mahasiswa KKN Reguler 79 Posko 54 UIN Walsiongo Semarang bergotong royong bersama masyarakat membangun jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kalijali. Pembangunan jalan ini dilaksanakan pada Minggu (14/10) bertempat di Dusun Kalijali, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Pembangunan ini bertujuan untuk memudahkan akses warga menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU), karena selama ini akses menuju TPU dapat dikatakan sulit.
Pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 100 meter tersebut dilakukan secara bertahap, hal tersebut dikarenakan medan yang curam dan keterbatasan tenaga. Metode yang digunakan dalam pembangunan kali ini masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin, sehingga partisipasi dari warga setempat memegang peranan paling penting.
Menurut Kepala Dusun Kalijali, Pak Hawari menyebut bahwa pembangunan jalan ini dibagi menjadi 5 tahap, dimana masing-masing tahap diserahkan kepada warga satu RT untuk bergotong royong.
“Pembangunannya bertahap, dimulai dari bawah sampai atas sini. Satu RT akan diberikan tanggung jawab untuk bergotong royong membangun jalan, karena di sini ada 5 RT, maka pembangunan juga dilakukan dalam 5 tahap,” ujarnya.
Mahasiswa KKN Posko 54 bergotong royong dengan warga membangun jalan — Ahmed Yusuf Hassan
Pembangunan ini menggunakan material beton, sehingga diharapkan lebih tahan terhadap berbagai cuaca dan awet. Selain itu, pemilihan meterial beton juga dikarenakan alasan pengerjaan yang bisa dilakukan bersama masyarakat, tidak hanya dilakukan oleh pekerja yang berpengalaman menggunakan mesin-mesin berat.
Mahasiswa KKN Reguler 79 Posko 54 UIN Walisongo Semarang yang sedang mengabdi di desa Tegalwaton tergerak untuk mengikuti kegiatan gotong royong pembangunan jalan ini. Mereka menganggap bahwa pembangunan jalan ini memiliki tujuan yang bagus, terlebih dikarenakan jalan yang dibangun akan digunakan oleh warga untuk berziarah atau mengantar ke TPU.
Koordinator Posko 54 KKN Reguler 79 UIN Walisongo Semarang, Nur Fauzi Saputro mengungkapkan pembangunan jalan menuju TPU sangat penting.
“Menurut saya pembangunan jalan ini penting ya, karena jalan ini merupakan jalan menuju Tempat Pemakaman Umum atau TPU. Saya lihat memang belum ada akses yang ideal untuk kesana, warga akan kesulitan terlebih ketika sudah masuk musim hujan. Maka dari itu adanya pembangunan jalan ini semoga dapat bermanfaat dan memudahkan masyarakat yang hendak pergi ke TPU,” pungkasnya.***