Purna Masa Bakti, KKN UIN Walisongo Semarang Gelar Perpisahan. Pengurus TPQ: KKN Terbaik yang Pernah Ada
Tim Suara Pantura 02•
Jateng Pantura
Penulis: Tim KKN 79 Posko 56 Mahasiswa UIN Walisongo Semarang
SuaraPantura.com - Setelah 40 hari mengabdi kepada masyarakat, tim KKN UIN Walisongo Semarang mengadakan perpisahan dengan warga Desa Nyamat, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Perpisahan ini dilaksanakan pada Minggu 30 Oktober 2022.
Kegiatan ini dibarengi dengan Peringatan Hari Santri Nasional yang bertempat di Masjid at-Tafakkur Dusun Krajan. Pelaksanaan secara bersamaan tersebut dikarenakan Peringatan Hari Santri Nasional merupakan program kerja terakhir KKN posko 56 UIN Walisongo Semarang yang berinteraksi dengan banyak massa.
Peringatan Hari Santri yang bertajuk Gebyar Lomba Anak Sholeh ini diisi dengan serangkaian acara, diantaranya penampilan tim hadroh, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan yalal wathon, sambutan-sambutan, pelaksanaan lomba, hiburan dongeng yang diisi oleh Bapak Agus Setiawan selaku direktur DPPU Laziz Jateng, menampilkan video recap dan puisi, pengumuman pemenang, foto bersama, doa, dan penutup.
Setelah pelaksanaan lomba berakhir, para peserta dan tamu undangan dikumpulkan di masjid untuk menyaksikan video recap KKN Posko 56. Tidak sedikit warga turut merasa sedih karena tim KKN UIN Walisongo harus kembali.
"KKN kali ini merupakan KKN terbaik yang pernah ada di Desa Nyamat karena KKN ini masuk ke dalam semua lini, seperti pendidikan, keagamaan, dan sosial," ungkap Bapak Yusuf selaku pengurus TPQ at-Tafakkur.
Anggapan beliau didasari karena tim KKN aktif di berbagai kegiatan desa, seperti mengikuti rapat RT dan PKK, posyandu, pengajian, mengajar di sekolah, TPQ, dan sebagainya.
Begitu banyak pengalaman yang didapatkan oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang selama KKN di Desa Nyamat. Mereka berharap ilmu yang mereka terapkan selama KKN di Desa Nyamat dapat bermanfaat bagi warga sekitar.
"Saya harap ilmu yang sudah kami terapkan selama KKN ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi warga Desa Nyamat," ujar Kiki Zaenul Fikri selaku koordinator Desa Posko 56.***