Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gandeng Dinkop UKM Kota Salatiga Adakan Seminar

Tim Suara Pantura 02•
Jateng Pantura

Penulis: Tim KKN Posko 62
Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

SuaraPantura.com - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu motor penggerak dalam perekonomian Indonesia. UMKM berkontribusi sebesar 60,5% terhadap PDB dan 96,9% terhadap penyerapan tenaga kerja nasional.

Pemerintah meyakini kunci dalam percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca Covid-19 adalah dengan memperkuat UMKM.

Berawal dari hal tersebut, KKN Posko 62 mengadakan seminar dalam rangka penguatan UMKM. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Koripan pada Selasa 25 Oktober 2022.

Dorong Swasembada Susu, Magelang Dibidik Jadi Sentra Sapi Perah Baru di Jateng
Baca Juga · Jateng Pantura
Dorong Swasembada Susu, Magelang Dibidik Jadi Sentra Sapi Perah Baru di Jateng

Seminar bertajuk "Strategi dan Peningkatan Produktivitas Industri Kecil dan Menengah" turut menghadirkan narasumber Roch Hadi, SH., MM (Kepala Dinas Koperasi & UKM Kota Salatiga).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN kepada pelaku UMKM di Desa Koripan terkait bagaimana cara meningkatkan produktivitas usaha mereka.

Seminar dibuka dengan bacaan basmalah oleh Lana Yusriyatul Muna selaku MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

KPK Taksir Kerugian Negara Kasus Cukai Kudus Capai Triliunan Rupiah
Baca Juga · Jateng Pantura
KPK Taksir Kerugian Negara Kasus Cukai Kudus Capai Triliunan Rupiah

Koordinator Divisi Kewirausahaan, M. Yudhistira Alfath mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pelaku UMKM di Desa Koripan yang masih rendah tingkat produktivitas usahanya.

"Kegiatan ini memberi ruang kepada pelaku UMKM di Desa Koripan untuk meningkatkan kapasitas, membuka ruang kemitraan, mengembangkan jejaring usaha melalui internet atau sosial media, saling promosi, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri dalam menjalankan usahanya," terang Alfath.

Narasumber dalam seminar ini, yakni Roch Hadi, SH., MM menjelaskan bahwa pengembangan UMKM harus digalakkan agar Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bisa berjalan maksimal. Adapun upaya yang dilakukan pemerintah untuk merealisasikan hal tersebut yaitu dengan memberikan fasilitas berupa akses pendanaan dan pemasaran.

Fathan Subchi Dimakamkan di Girikusumo Demak, Ratusan Pelayat Iringi Prosesi
Baca Juga · Jateng Pantura
Fathan Subchi Dimakamkan di Girikusumo Demak, Ratusan Pelayat Iringi Prosesi

"Dua hal penting dalam suatu usaha, baik usaha kecil maupun menengah adalah akses pendanaan dan pemasaran. Pemerintah dalam hal ini memberi kemudahan kepada pelaku UMKM berupa KUR (Kredit Usaha Rakyat)," tuturnya.

Setelah memiliki modal dan melakukan proses produksi, maka langkah selanjutnya adalah memasarkan produk.

"Di era Society 5.0 pemasaran dilakukan melalui online atau kita akrab menyebutnya go-digital. Digitalisasi memiliki peran penting untuk UMKM, diantaranya digitalisasi produksi, digitalisasi keuangan, digitalisasi laporan, digitalisasi layanan dan digitalisasi pemasaran," tambah Roch Hadi.

Selain go-digital, strategi lain yang harus dilakukan sebagai upaya peningkatan produktivitas usaha adalah go-legal. Legalitas usaha sangat penting karena menjadi bagian dari tumbuh kembangnya bisnis.

"Contoh legalitas usaha berupa NIB (Nomor Induk Berusaha), PIRT (Pangan dan Industri Rumah Tangga), BPOM, Label halal dan HKI merek. MUI juga sudah memberikan fatwa jika semua produk yang dipasarkan harus memiliki label halal," ucap Roch Hadi.***

Tags:
#seminar#mahasiswa#semarang#uin walisongo#kkn#kota salatiga#umkm
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…