Penulis: Laila Nisfi Mubarokah
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang
SuaraPantura.com - Mahasiswa KKN Reguler 79 posko 29 UIN Walisongo Semarang merealisasikan program kerja kesehatan dan lingkungan dengan mengadakan Bakti Sosial berupa pengobatan bekam massal secara gratis di Desa Gunung Tumpeng, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Minggu 30 Oktober 2022.
Bekam sendiri merupakan suatu terapi untuk membuang racun dalam tubuh menggunakan kop dan jarum. Terapi ini memiliki beberapa manfaat, diantaranya adalah melancarkan peredaran darah dan meredakan nyeri pada bagian tubuh yang nyeri.
Kegiatan bakti sosial dilakukan di SD Gunung Tumpeng 01 Dusun Krajan, Desa Gunung Tumpeng, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB – 13.00 WIB. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta bakti sosial. Registrasi ini meliputi absensi peserta bakti sosial kemudian dilanjutkan dengan cek tensi darah dan diagnosa atau keluhan yang dialami peserta bakti sosial.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan, sambutan, dan doa. Pembukaan dan sambutan diisi oleh Sutriyono selaku Kepala Desa Gunung Tumpeng dan Fatih Hilmy selaku ketua panitia bakti sosial. Setelah pembukaan dan sambutan selesai, kegiatan dilakukan dengan doa bersama agar kegiatan bakti sosial ini dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana.
Acara selanjutnya adalah terapi bekam yang dilaksanakan oleh para terapis dari Rumah Seni Penyembuhan Sufi Indonesia Al-Amin 99. Terapi ini dilaksanakan di dua ruang yang berbeda, ini untuk membedakan antara perempuan dan laki-laki.
Kegiatan bakti sosial ini disambut antusias oleh warga Desa Gunung Tumpeng. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya warga yang mengikuti bakti sosial ini. “Alhamdullilah bakti sosial ini disambut baik oleh warga dan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Fatih Hilmy selaku ketua panitia.
Para warga menyambut bakti sosial ini dengan antusias karena dirasa dapat bermanfaat bagi dirinya. “Terimakasih untuk mahasiswa KKN UIN Walisongo yang telah mengadakan kegiatan seperti ini, setelah di terapi badan saya terasa lebih nyaman,” kata Harsono salah satu peserta bekam.
Kegiatan bekam ini selain diikuti warga Desa Gunung Tumpeng, juga diikuti oleh para Mahasiswa KKN UIN Walisongo itu sendiri. Mereka mengaku penasaran dengan sensasi bekam. “Saya mengikuti bekam ini sebenarnya hanya penasaran dengan rasanya dibekam itu seperti apa,” ujar Irsyad selaku Mahasiswa KKN UIN yang dibekam.
Kegiatan bakti sosial ini selesai pukul 11.30 WIB setelah dirasa semua peserta bekam telah di terapi. Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama dan beres-beres lokasi bekam, karena keesokan harinya akan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.***