Penulis: Tim KKN Posko 56
Mahasiswa KKN UIN Walisongo
SuaraPantura.com - KKN Reguler 79 UIN Walisongo Semarang posko 56 mengadakan kegiatan pelatihan keterampilan bagi anak-anak SD Negeri Nyamat.
Salah satu bentuk mengembangkan potensi yang dimiliki anak adalah mengasah keterampilan yang dimilikinya. Meningkatkan kemampuan keterampilan anak berbanding lurus dengan meningkatkan potensi diri anak.
Karena dengan meningkatkan potensi anak, anak mampu memunculkan berbagai macam ide dan kreatifitas pada anak yang kelak akan berguna. Oleh sebab itu, mengembangkan bakat dan potensi anak sebaiknya dimulai dari usia dini.
Mengembangkan kemampuan ketrampilan anak dapat melalui pelatihan yang bertujuan untuk mengasah ketrampilan yang dimilikinya. Salah satunya pelatihan yang dapat mengembangkan ketrampilan anak yaitu pelatihan kerajinan tangan.
Pelatihan ketrampilan tersebut berupa pembuatan origami dan juga pembuatan kerajinan dari bahan flanel. Kegiatan ini berlangsung selama 1 jam setiap harinya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan motorik halus anak.
Motorik halus merupakan perkembangan gerak yang melibatkan otot-otot kecil dengan koordinasi mata-tangan, seperti jari, tangan, pergelangan tangan, bibir, dan lidah anak. Motorik halus memiliki berbagai macam fungsi, diantaranya:
- Sebagai alat untuk mengembangkan keterampilan gerak kedua tangan
- Sebagai alat untuk mengembangkan koordinasi kecepatan tangan dengan gerakan mata
- Sebagai alat untuk melatih penguasaan emosi
Pada pelatihan ketrampilan kali ini, anak anak diajarkan untuk membuat berbagai macam bentuk origami, seperti kupu-kupu, burung, ikan dan sebagainya.
Selain menggunakan media origami, pelatihan ketrampilan kali ini juga menggunakan media flanel, anak-anak diajarkan untuk membuat tempat pensil dari botol bekas dan juga flanel.
Kegiatan ini menarik antusias yang baik dari anak-anak, terbukti anak-anak bersemangat dalam menjalani pelatihan keterampilan tersebut.
"Kegiatan ketrampilan ini sangat baik dilakukan kepada anak anak, karena dapat meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak," ujar sri utami, selaku kepala SD Negeri Nyamat.***