Penulis: Rachma Syaufina Hamid
Mahasiswa UIN Walisongo Semarang
SuaraPantura.com - Dalam rangka mensukseskan terwujudnya ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) 2022, mahasiswa KKN UIN Walisongo posko 38 bantu memberikan fasilitas laptop untuk anak-anak kelas 5 SDN 01 Medayu pada Kamis 20 Oktober 2022.
ANBK merupakan program yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim sejak tahun 2021. Dengan dicetuskannya ANBK ini bertujuan sebagai upaya penilaian kepada mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan di jenjang dasar dan menengah. Asesmen Nasional ini terdiri dari 3 instrumen, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter (SK), dan Survei Lingkungan Belajar.
ANBK diikuti oleh siswa kelas 5 SD, 8 SMP, dan 11 SMA. Pelaksanaan asesmen nasional berbasis komputer tahun 2022 dilaksanakan pada 24-27 Oktober 2022, namun sebelum itu sempat beberapa kali diadakan latihan dan gladi bersih pelaksanaan ANBK.
Mahasiswa diminta tolong secara langsung oleh Siti Hidayah, kepala sekolah SDN 01 Medayu untuk meminjamkan laptop guna berlangsungnya asesmen nasional berbasis komputer 2022. Dia mengungkapkan kalau ini kali pertama sekolahnya mengadakan ANBK sendiri.
“Ini pertama kalinya SD Medayu mengadakan ANBK mas-mbak, tahun lalu kita masih numpang ke sekolah lain buat pelaksanaan ANBK tapi tahun ini sudah dikasih kepercayaan untuk mengadain sendiri disini. Alhamdulilah juga pas ada mbak sama mas KKN dan mau dimintai tolong untuk meminjamkan laptopnya untuk anak-anak,” tuturnya.
Tidak hanya meminjamkan laptop, mahasiswa KKN posko 38 juga membantu mengajari langkah-langkah menggunakan laptop sebab ada beberapa anak yang belum terbiasa menggunakan laptop karena dirumahnya tidak tersedia laptop. Selain itu mahasiswa juga mengajari bagaimana cara mengerjakan asesmen menggunakan aplikasi dari dinas pendidikan, mulai dari pengisian identitas, bagaimana cara menjawab soal, hingga anak anak SDN 01 Medayu mencapai akhir tes asesmen. Mahasiswa juga selalu standby di dekat anak-anak sebab takutnya terjadi eror dan akan menghambat pengerjaan tes asesmennya.
Laptop mahasiswa KKN Walisongo yang dipinjamkan untuk latihan ANBK pada awal bulan Oktober dan gladi bersih pelaksanaan ANBK pada Kamis 20 Oktober 2012 sebanyak 5 laptop. Para guru mengungkapkan kalau itu sudah sangat membantu mereka dalam menyukseskan diadakannya ANBK di SDN 01 Medayu.
“Terimakasih banyak mas dan mbak KKN, kalau gak ada mas mbak KKN kami pasti kebingungan buat ANBK nya gimana, mengingat laptop guru juga terbatas. Anak-anak juga harus dibuat menjadi beberapa shift buat ngerjain tesnya kalau gak ada mbak sama mas karena gak akan cukup kalau cuma jadi 1 shift aja,” ungkap Setyono, salah satu guru SDN 01 Medayu.***