Suarapantura.com - Dugaan kasus pelecehan terhadap anak yang dilakukan oleh okmum Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas vertikal Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, bakal mengawal secara langsung.
Hal tersebut ia sampaikan usai membuka acara pasar rakyat di alun-alun Kota Pemalang, pada Senin, 13 Februari 2023 yang diselenggarakan oleh paguyuban wonge dewek 12 hingga 14 Februari 2023.
"Saya pastiikan akan kawal kasus tersebut secara langsung", tegasnya.
Dirinya akan mendorong agar terduga oknum pelaku pelecehan terhadap anak segegera dapat diproses secara hukum dan di adili dengan seadil-adilnya.
"Perbuatan pelecehan seksual kepada anak itu adalah satu perbuatan yang sangat tercela, untuk itu oknum pelaku agar segera dapat diproses hukum secara tegas dan dihukum seberat-beratnya", ujarnya
Alasan yang mendasar mengapa terduga pelaku harus dihukum berat adalah tindakan pelecehan seksual dapat merusak masa depan, serta trauma berkepanjangan anak-anak yang menjadi korban,
"Perbuatan atau tindakan yang dilakukan kepada korban itu sangat merugikan, bisa membekas selama-selamannya. Kejahatan kepada anak itu kejahatan luar biasa, oleh karena itu saya minta agar penegakan hukum segera dilakukan", terangnya.
Sebagai informasi, kasus tersebut sudah masuk dalam pelaporan di pihak kepolisian sejak bulan November 2022 yang lalu. Namun demikian, proses saat ini baru memasuki tahap pengumpulan bukti-bukti awal.
Terpisah, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga turut serta membantu mencari bukti-bukti yang ada.
"Kami sedang dalam proses pengawasan. Termasuk mencari data-data lapangan," ujar Jasra Putra, Wakil Ketua KPAI kepada awak media.***
(Abimanyu)