Suarapantura.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mengungkapkan ambisi besar setelah mengantarkan skuad Garuda menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam wawancara dengan media Italia, Gianlucadimarzio.com, Audero menyatakan keinginannya membawa Indonesia tampil di Piala Dunia.
Indonesia meraih gelar tersebut setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Laga berakhir imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu, sebelum Garuda menang 4-2 dalam adu penalti. Audero menjadi salah satu penentu kemenangan setelah menggagalkan eksekusi penalti Nattapong Sayriya.
Gelar ini mengakhiri penantian panjang Indonesia akan trofi di level senior. Sejumlah laporan menyebut trofi tersebut sebagai gelar pertama skuad senior sejak medali emas SEA Games 1991. Capaian itu membuat kepercayaan diri tim meningkat menjelang agenda-agenda berikutnya.
Bagi Audero, gelar ASEAN Cup menjadi bukti bahwa sepak bola Indonesia sedang bergerak ke arah yang tepat. Ia menilai antusiasme sudah terbangun dan masih ada capaian yang lebih besar untuk dikejar. “Setelah keberhasilan di Piala ASEAN, kemenangan nyata pertama dalam sejarah kami, masih ada lebih banyak lagi,” ujarnya.
Sang kiper juga menyoroti dukungan suporter sebagai faktor penting di balik keberhasilan tim. Menurut Audero, antusiasme penggemar sepak bola Indonesia begitu besar hingga tim harus menyesuaikan rencana menjelang final karena banyak penggemar yang meminta foto dan tanda tangan.
Audero memutuskan membela Timnas Indonesia pada 2025. Ayahnya berasal dari Indonesia, sedangkan ibunya berkebangsaan Italia. Audero juga lahir di Indonesia sehingga merasa memiliki ikatan yang kuat dengan negara tersebut. Saat ini ia berkarier bersama Rayo Vallecano di Spanyol, klub yang memberikan penghormatan kepada Audero sekembalinya dari turnamen.
Jalan menuju Piala Dunia tentu masih panjang. Gelar ASEAN Cup diharapkan menjadi fondasi kepercayaan diri bagi skuad Garuda untuk tampil lebih konsisten di ajang-ajang berikutnya, sekaligus menjaga momentum pembinaan pemain dan kekompakan tim.
Kini publik menanti langkah selanjutnya dari Timnas Indonesia. Jika konsistensi dan kekompakan tim terjaga, mimpi tampil di Piala Dunia bukan lagi sekadar angan. Sumber: Kompas.com, Demokratis.co.id.