Suarapantura.com - Garudayaksa FC resmi menunjuk Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, sebagai manajer tim Garudayaksa FC Women untuk menghadapi Indonesia Women's League (IWL) musim 2026/2027. Kabar penunjukan tersebut disampaikan klub menjelang bergulirnya kompetisi sepak bola putri kasta tertinggi di Tanah Air.
Chief Executive Officer Garudayaksa FC, Dusan Bogdanovic, menjelaskan bahwa penunjukan Serena diharapkan mampu menyatukan potensi para pemain menjadi satu kekuatan tim yang solid. Manajemen juga menargetkan koordinasi yang lebih rapi antara pemain dan jajaran pelatih, sekaligus membangun fondasi pembinaan sepak bola perempuan yang berkelanjutan.
Dusan menambahkan, Serena diharapkan memastikan dukungan manajemen berjalan baik agar pelatih dan pemain dapat fokus mengembangkan permainan serta memperjuangkan prestasi. Menurut dia, tim perlu tumbuh menjadi kesatuan yang berani melampaui ekspektasi pada musim pertamanya di IWL.
Serena bukan sosok baru di dunia sepak bola. Ia tercatat pernah menjabat sebagai CEO sekaligus manajer Bintang Timur Academy di Atambua sejak 2021. Ia juga pernah menjadi asisten manajer tim Indonesia U-16 pada ajang Barcelona Football Festival di Spanyol pada 2023. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan klub dalam memberikan tanggung jawab baru ini.
Dalam menjalankan tugasnya, Serena menyatakan siap mendukung penuh program pelatih kepala Garudayaksa FC Women, Yopie Riwoe. Tim menempatkan diri sebagai tim yang tidak diunggulkan pada IWL musim ini. Serena menilai status tersebut bukan batas ambisi, melainkan peluang untuk tampil tanpa beban dan membidik kejutan.
Menurut Serena, kejutan hanya bisa diraih melalui persiapan yang disiplin, kekompakan tim, dan kerja sama seluruh elemen. Ia menekankan pentingnya membangun kepercayaan, kekompakan, dan kesempatan bagi setiap pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan.
Garudayaksa FC Women dijadwalkan menjalani laga perdana melawan Persita Women pada Minggu (19/10). Laga tersebut menjadi awal perjalanan tim di IWL 2026/2027, kompetisi yang diikuti enam klub. Manajemen berharap tim dapat tumbuh dari satu pertandingan ke pertandingan lain dan membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk berprestasi melalui sepak bola.
Sumber: ANTARA via Manadones, AFBTV Kupang, Kampiunnews.