Suarapantura.com - Petarung Indonesia Sanjaya Hutagaol mengawali kiprahnya di ONE Championship dengan kemenangan meyakinkan. Petarung berjuluk Banteng Toba itu menundukkan Javier Cabrera asal Spanyol lewat kuncian rear-naked choke pada ronde kedua dalam duel kelas jerami MMA di ajang ONE Friday Fights 175, Jumat (16/10/2026).
Pertarungan yang digelar di Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand, itu berakhir pada menit 2:52 ronde kedua. Sanjaya berhasil mengambil punggung lawannya sebelum mengunci leher Cabrera hingga petarung asal Madrid tersebut menyerah.
Kemenangan ini terasa istimewa karena menjadi kemenangan pertama petarung Indonesia di ONE Championship sejak Februari 2023. Saat itu, Adrian Mattheis meraih kemenangan KO atas Zelang Zhaxi. Sejak itu, wakil Merah Putih belum lagi merasakan kemenangan di ajang tersebut.
Jalan Sanjaya menuju kemenangan tidak mudah. Pada ronde pertama, Cabrera yang memiliki postur lebih tinggi memanfaatkan jangkauan serangannya untuk menjaga jarak. Tendangan-tendangan keras ke arah tubuh sempat merepotkan Sanjaya. Namun, petarung asal sasana Beat Up itu terus menekan dan berusaha membawa pertarungan ke bawah, area yang menjadi kekuatannya.
Memasuki ronde kedua, Sanjaya menemukan momentum. Ia mengangkat tubuh Cabrera lalu membantingnya ke kanvas. Ketika Cabrera berusaha bangkit, Sanjaya melancarkan rentetan serangan lutut dari belakang, kemudian mengambil posisi punggung lawan. Dari posisi itu, ia mengunci leher Cabrera dengan rear-naked choke hingga wasit menghentikan pertarungan.
Hasil ini juga membuat Cabrera menelan kekalahan pertama dalam karier profesionalnya. Sebelum laga ini, petarung berjuluk El Kabra tersebut tercatat belum pernah kalah dalam tiga pertarungan profesional.
Bagi Sanjaya, kemenangan ini memperpanjang catatan positifnya. Rekor profesionalnya kini menjadi enam kemenangan dan satu kekalahan, dengan seluruh kemenangan diraih lewat kuncian rear-naked choke. Teknik tersebut memang telah menjadi senjata andalan sang Banteng Toba sepanjang kariernya.
Lebih dari sekadar kemenangan debut, hasil ini membuka jalan Sanjaya menuju kontrak sebagai atlet utama ONE Championship senilai 100 ribu dolar Amerika Serikat. Seperti petarung lain di ajang mingguan ONE Friday Fights, ia masih perlu mengumpulkan beberapa kemenangan beruntun untuk mewujudkan target tersebut. Kemenangan atas Cabrera menjadi modal berharga untuk melanjutkan perburuan itu.
Dengan kemenangan ini, Sanjaya membuktikan bahwa petarung Indonesia masih mampu bersaing di panggung seni bela diri campuran internasional. Publik kini menantikan langkah berikutnya dari sang Banteng Toba di ONE Championship.
Sumber: ONE Championship, BolaSport.