Suarapantura.com - Ganda campuran Indonesia, M. Nawaf Khoiriyansyah/Indah Cahya Sari Jamil, memastikan tiket ke babak 16 besar Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. Unggulan kedelapan itu melaju usai memenangi laga dramatis tiga gim atas pasangan China, Shen Xuan Yao/Zhang Jia Han, di GOR Djarum Arena 2, Kaliputu, Kudus, Rabu (21/10/2026).
Nawaf/Indah harus berjuang selama 55 menit untuk membalikkan keadaan. Mereka takluk 18-21 pada gim pertama sebelum bangkit dan merebut dua gim berikutnya dengan skor 21-17 dan 21-18.
Indah mengakui, banyaknya kesalahan sendiri menjadi penyebab mereka kehilangan gim pembuka. "Gim pertama banyak bola yang seharusnya cukup dimainkan dengan aman, tetapi justru banyak mati sendiri dan seharusnya lebih fokus menjaga poin," ujar Indah dalam keterangan tertulis seusai laga, Rabu malam.
Pada gim kedua, pasangan Merah Putih itu menaikkan tempo permainan dan memperbaiki fokus untuk menjaga perolehan poin. Pendekatan tersebut berlanjut pada gim penentuan, di mana mereka juga lebih waspada terhadap servis serta permainan bola pertama dan kedua lawan. Kemenangan ini sekaligus menjadi revans atas kekalahan mereka dari pasangan China tersebut sebelumnya.
Indah juga bercerita tentang proses adaptasinya sebagai pasangan baru bersama Nawaf. Ia terus membangun komunikasi, termasuk mendorong Nawaf agar bermain lebih aktif, sembari mencari pola kerja sama yang paling sesuai untuk mereka berdua.
Kemenangan Nawaf/Indah melengkapi hari yang positif bagi Indonesia. Pada hari yang sama, tunggal putri Mutiara Ayu Puspitasari juga lolos ke 16 besar usai menyingkirkan unggulan kelima asal Jepang, Manami Suizu, dalam duel tiga gim.
Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 yang berlevel Super 100 digelar pada 20-25 Oktober 2026 di GOR Djarum Arena 2, Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah. Turnamen ini diikuti atlet dari 16 negara dengan total hadiah mencapai 120 ribu dolar AS.
Di babak 16 besar, Nawaf/Indah akan kembali menghadapi ujian berat untuk menjaga asa meraih gelar di hadapan publik tuan rumah. Dukungan penonton tuan rumah menjadi modal tambahan bagi pasangan muda ini untuk melangkah lebih jauh di turnamen internasional tersebut.