Suarapantura.com - Fleetwood Town menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Carabao Cup setelah menyingkirkan Arsenal lewat adu penalti 5-3, menyusul hasil imbang 1-1 pada waktu normal di Highbury Stadium, Selasa malam waktu setempat, 27 Oktober 2026.
Kejutan itu mulai terasa sejak awal pertandingan. Laga sempat terhenti sekitar delapan menit karena sebuah drone terlihat di atas stadion, sebelum tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-21. Aaron Loupalo-Bi memanfaatkan celah di lini belakang Arsenal dan melepaskan tembakan mendatar melewati kiper Illan Meslier.
Arsenal yang berstatus juara bertahan Liga Inggris kesulitan membongkar pertahanan rapat Fleetwood pada babak pertama. Pergantian di jeda pertandingan mengubah jalannya laga: Martin Odegaard dan Ben White masuk, dan Viktor Gyokeres menyamakan kedudukan lima menit setelah babak kedua dimulai.
Setelah itu, Arsenal menekan habis-habisan dan unggul jauh dalam jumlah tembakan pada babak kedua. Namun, upaya mereka kembali tersendat ketika Max Dowman diusir wasit menjelang akhir waktu normal, sehingga Arsenal harus menuntaskan sisa laga dengan sepuluh pemain.
Dalam adu penalti, Fleetwood menunjukkan ketenangan penuh. Kelima penendang tuan rumah, Ronan Coughlan, Harrison Neal, Will Davies, Andy Cannon, dan Conor Haughey, semuanya menjalankan tugas dengan sempurna. Di kubu Arsenal, Odegaard, Kai Havertz, dan Gyokeres mencetak gol, tetapi tendangan Bruno Guimaraes digagalkan kiper Jay Lynch, sebelum Haughey memastikan kemenangan lewat tendangan penentu.
Hasil ini mengantar Fleetwood ke perempat final Carabao Cup untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Pencapaian itu terasa semakin istimewa karena Fleetwood saat ini berada di papan bawah League Two, tiga divisi di bawah Arsenal. Pada malam yang sama, Bradford City juga melaju setelah mengalahkan Peterborough United 2-0.
Manajer Fleetwood, Matt Lawlor, disebut larut dalam emosi seusai pertandingan dan menyebut malam itu sebagai malam terbesar dalam sejarah klub. Sementara itu, manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyebut hasil tersebut sebagai hari yang menyedihkan bagi timnya, meski ia menilai sikap para pemainnya tidak bisa disalahkan.
Fleetwood kini tinggal menunggu lawan di babak perempat final. Undian dijadwalkan digelar seusai laga Liverpool kontra Chelsea pada Rabu malam, sementara babak perempat final akan dimainkan pada pekan 14 Desember 2026 dan final digelar di Wembley pada 21 Maret 2027. Bagi Arsenal, kekalahan ini menjadi pukulan menjelang lawatan ke Anfield menghadapi Liverpool di Liga Inggris pada 1 November.
Sumber: LatestLY, NBC Sports, VivaSport.