Suarapantura.com - Timnas padel putri Indonesia memastikan tempat di putaran final Piala Dunia Padel 2026 setelah mengalahkan Jepang dengan skor 2-1 pada babak semifinal kualifikasi zona Asia-Afrika di Kuwait, Kamis (29/10/2026). Kemenangan ini menjadi tonggak bersejarah karena diraih pada keikutsertaan pertama Indonesia di kualifikasi Piala Dunia padel.
Jalannya pertandingan berlangsung ketat hingga partai ketiga. Pasangan Novela Putri dan Fitriani Sabatini membuka keunggulan Indonesia setelah memenangi duel tiga set atas Kitano dan Kutsuna. Jepang kemudian menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat kemenangan Tokumoto dan Kushima atas Ni Putu Armini dan Fadona Kusuma dengan skor 6-2, 6-3.
Partai penentuan akhirnya menjadi milik Indonesia. Fitriana Sabrina dan Beatrice Gumulya tampil tenang menghadapi Tsukamoto dan Ozawa, lalu menutup pertandingan dengan kemenangan dua set langsung 6-4, 6-2. Hasil tersebut mengunci skor akhir 2-1 sekaligus memastikan tiket Indonesia ke putaran final.
Kelolosan ini melengkapi perjalanan impresif skuad putri Merah Putih sejak fase grup. Indonesia menyapu bersih tiga pertandingan penyisihan, masing-masing dengan kemenangan 3-0 atas Uni Emirat Arab dan Kuwait, serta 2-1 atas Hong Kong. Rangkaian hasil itu membawa Indonesia menjadi juara grup sebelum melaju ke semifinal.
Ketua Umum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), Galih Dimuntur Kartasasmita, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Ia menyebut federasi sejak awal tidak memasang target khusus karena ini merupakan pengalaman pertama Indonesia di kualifikasi Piala Dunia, sehingga capaian para atlet dinilainya melampaui harapan.
Setelah memastikan kelolosan, Indonesia masih dijadwalkan menghadapi Mesir pada partai final kualifikasi. Laga itu tidak lagi mengubah status kelolosan kedua tim, tetapi hasilnya akan berpengaruh pada posisi peringkat dunia masing-masing. Indonesia sendiri lolos bersama Mesir sebagai wakil zona Asia-Afrika.
Tantangan berikutnya sudah menanti dalam waktu dekat. Piala Dunia Padel 2026 dijadwalkan berlangsung di Doha, Qatar, pada 2-7 November 2026, sehingga tim tidak memiliki banyak waktu untuk memulihkan kondisi. Rencananya, tim berlatih singkat di Kuwait sebelum bertolak ke Doha pada Sabtu, menjalani latihan pada Minggu, dan memulai fase grup pada Senin.
Galih menyebut perjalanan di Doha akan berlangsung panjang karena tim tetap bertanding hingga Sabtu untuk menentukan peringkat dunia, meski hasil fase grup tidak lagi menentukan kelolosan. Ia memperkirakan Indonesia bisa menembus peringkat 30 hingga 40 dunia setelah turnamen tersebut. Bagi padel Indonesia, tiket Piala Dunia ini menjadi modal penting untuk mengangkat popularitas olahraga tersebut di Tanah Air.
Sumber: RCTI+, PapuaOnline.