Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

KOI Soroti Absennya Cabor Unggulan Indonesia di SEA Games 2027 Malaysia

M teguh•
Olah Raga

Foto: SuaraPantura

Suarapantura.com - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menyoroti keputusan Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEAGF) yang tidak memasukkan sejumlah cabang olahraga andalan Indonesia ke dalam program SEA Games 2027 di Malaysia. Keputusan itu dinilai merugikan peluang medali Merah Putih sekaligus mengganggu kesinambungan pembinaan atlet.

Berdasarkan dokumen resmi yang disepakati dalam rapat Komite Eksekutif SEAGF pada 30 Oktober 2026, SEA Games ke-34 di Malaysia hanya akan mempertandingkan 473 nomor dari 43 cabang olahraga. Jumlah tersebut lebih ramping dibandingkan SEA Games Thailand 2025 yang mempertandingkan sekitar 50 cabang olahraga dengan 573 nomor pertandingan.

Sejumlah cabang yang selama ini menjadi lumbung medali Indonesia tidak masuk daftar pertandingan, antara lain panjat tebing, dayung, dan voli pantai, serta nomor beregu putra dan putri bulutangkis. Cabang lain yang juga tidak dipertandingkan meliputi gulat, catur, jujitsu, kickboxing, bola tangan, dan triathlon.

Persikad Depok Pesta Gol 6-2 atas Persiku Kudus di I.League Cup
Baca Juga · Olah Raga
Persikad Depok Pesta Gol 6-2 atas Persiku Kudus di I.League Cup

SEA Games Malaysia 2027 dijadwalkan berlangsung pada 18-29 September 2027 di empat klaster, yakni Kuala Lumpur, Sarawak, Penang, dan Johor. Di tengah kepastian program tersebut, NOC Indonesia menaruh perhatian pada cabang-cabang yang selama ini berkontribusi besar bagi prestasi Tim Indonesia di level Asia Tenggara.

Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan Indonesia menghormati mekanisme dan kewenangan SEAGF dalam menetapkan program pertandingan. Namun, ia menilai penyusunan cabang olahraga dan nomor pertandingan idealnya mempertimbangkan kepentingan seluruh negara anggota, bukan hanya aspek penyelenggaraan tuan rumah.

Ubed Tersingkir di Babak Pertama Korea Open 2026 Usai Kalah dari Yushi Tanaka
Baca Juga · Olah Raga
Ubed Tersingkir di Babak Pertama Korea Open 2026 Usai Kalah dari Yushi Tanaka

Menurut Okto, SEA Games merupakan pesta olahraga bersama negara-negara Asia Tenggara, sehingga penyusunan programnya perlu memberikan ruang kompetisi yang proporsional dan kesempatan yang adil bagi seluruh atlet di kawasan. Keberadaan cabang unggulan pun tidak semata-mata berkaitan dengan medali, tetapi juga menyangkut pembinaan atlet dan pengembangan ekosistem olahraga.

Sorotan serupa datang dari Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI). Sekretaris Umum PP FPTI, Wahyu Pristiawan Buntoro, menyatakan perolehan medali Indonesia dipastikan berkurang tanpa panjat tebing di SEA Games 2027. Pada SEA Games 2025 di Thailand, tim panjat tebing Indonesia tampil impresif dengan mengoleksi empat medali emas dan tiga medali perak.

Bali United Pesta Gol 6-1 atas Persiba, Persik dan Bhayangkara Ikut Menang di I.League Cup
Baca Juga · Olah Raga
Bali United Pesta Gol 6-1 atas Persiba, Persik dan Bhayangkara Ikut Menang di I.League Cup

Selain soal medali, absennya panjat tebing juga dinilai mengurangi kesempatan atlet muda menguji kemampuan di kompetisi internasional dan menapaki jenjang yang lebih tinggi menuju Asian Games dan Olimpiade.

Pada SEA Games Thailand 2025, Indonesia menempati posisi kedua klasemen akhir dengan 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Pencapaian itu menjadi salah satu hasil terbaik Indonesia dalam tiga dekade terakhir dan menunjukkan daya saing atlet Merah Putih di kawasan Asia Tenggara.

Sumber: Poskota dan CNN Indonesia.

Tags:
#sea games 2027#noc indonesia#panjat tebing#bulutangkis#olahraga indonesia
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…