Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Ziarah ke Kota Tegal? Kunjungi 4 Makam Keramat Ini

Desky Danuaji•
Rahmah

SuaraPantura.com - Bagi kalian yang suka melakukan ziarah ke makam keramat baik makam Wali maupun makam leluhur wilayah setempat, berikut ini kami berikan rekomendasi 4 makam keramat yang ada di Kota Tegal.

Kalian bisa melakukan ziarah dengan berdoa sekaligus menziarahi jejak hidup maupun perjuangan dari mereka yang sudah meninggal, oleh karena itu 4 makam keramat di Kota Tegal ini layak kalian kunjungi.

4 makam keramat di Kota Tegal ini bisa menjadi inspirasi kalian untuk menapaki jejak hidup dalam memberikan manfaat untuk orang lain seperti para pendahulu.

Baik langsung saja, berikut 4 makam keramat yang ada di Kota Tegal :

1. Makam Mbah Panggung

Nah makam yang prertama adalah makam dari Mbah Panggung.

Makam ini berada di Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal.

Dilansir dari situs resmi kelurahan panggung, Mbah Panggung merupakan sosok ulama karismatik yang menyebarkan Islam di wilayah Kota Tegal, jauh sebelum Kota Tegal ada. Cerita perjalanan hidupnya pun memiliki sejumlah versi.

Berdasarkan salah satu versi yang dituturkan dari mulut ke mulut melalui juru kunci, Mbah Panggung hidup pada kurun waktu abad ke-4 hingga 6. Nama aslinya adalah Syekh Abdurrahman.

Jabal Al-Rahmah dan Maknanya bagi Jemaah Haji
Baca Juga · Rahmah
Jabal Al-Rahmah dan Maknanya bagi Jemaah Haji

Seperti kebanyakan ulama yang datang ke Pulau Jawa untuk berdakwah, Mbah Panggung berasal dari Jazirah Arab. Ia pertama kali menginjakkan kaki di sebuah pulau tak berpenghuni yang saat ini menjadi Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur.

Di pulau itu, Mbah Panggung tinggal untuk berdakwah, hingga wafat. Makamnya kemudian didatangi ribuan peziarah tiap Bulan Syakban saat digelar haul dan pengajian untuk memperingati wafatnya.

Sebutan nama Mbah Panggung sendiri berasal dari tempat tinggal semasa hidup yang berupa pulau karang yang menjulang tinggi di tengah-tengah laut dan masih terpisah dengan Pulau Jawa.

Perjuangan syiar Islam yang dilakukan mbah panggung ini tidaklah mudah. Namun Ia dengan gigih memperjuangkan Islam di tanah pesisir ini.

Mbah Panggung juga harus lebih dulu mendayung perahu ke pesisir Pulau Jawa yang kemudian menjadi wilayah Kota Tegal. Tak hanya di Kota Tegal, dakwah yang dilakukannya juga sampai ke Kabupaten Brebes.

2. Makam Habib Muhammad bin Thohir Al Haddad

Makam Habib Muhammad bin Thohir Al Haddad ini berada di Jalan Salak Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

Habib Muhammad bin Thohir Al-Haddad, dilahirkan di kota Geidun, Hadramaut pada tahun 1838 M.

Masjid Agung Tegal Gelar Program Tahfidz Gratis untuk 500 Santri
Baca Juga · Rahmah
Masjid Agung Tegal Gelar Program Tahfidz Gratis untuk 500 Santri

Selain sebagai ulama, Habib Muhammad disebut juga sukses sebagai saudagar.

Bila berkunjung ke suatu tempat saja, beliau membawa 40 pembantunya untuk memikul berbagai keperluan untuk menjamu penduduk kota.

Jadi saat Ia bertamu, justru tuan rumahlah yang dijamu layaknya tamu. Jadi seolah bukan Habib Muhammad yang menjadi tamu, justru orang kota yang menjadi tamunya.

Sepanjang hidupnya, beliau banyak menghabiskan waktunya untuk mengenalkan Islam kepada masyarakat setempat yang Ia singgahi.

Ketika berumur 47 tahun, beliau bersama dua anaknya berkunjung ke Indonesia.

Selama 45 hari, beliau berdakwah dan berdagang di berbagai kota, namun kemudian jatuh sakit dan meninggal di kota Tegal pada 18 Rajab tahun 1885 M.

3. Makam Pangeran Nalajaya

Makam Pangeran Nalajaya terletak di Kelurahan Tegalsari Kota Tegal tmepatnya di Jalan Layang Kelurahan Tegalsaari Kota Tegal (Mushola Baitul Amin) Dekat dengan Jalan Lingkaran Utara.

Baznas Brebes Salurkan Bantuan untuk 3.000 Keluarga Prasejahtera
Baca Juga · Rahmah
Baznas Brebes Salurkan Bantuan untuk 3.000 Keluarga Prasejahtera

Belum banyak sejarah yang mengulas tentang Pangeran Nalajaya ini.

Namun dari salah satu sumber disebutkan bahwa Pangeran Nalajaya atau disebut juga sebagai mbah prumpung merupakan sosok yang juga memiliki gelar Pangeran Tampar Palembang yang merupakan putra raja Palembang.

Ia kemudian singgah di Tegal dan menjadi Menantu bupati Tegal Ki Ageng Hanggawana menikah dengan putri beliau yaitu Nyai Ronggeh.

4. Makam Mbah Nagasari

Makam Mbah Nagasari ini berada di Kelurahan Debong Kota Tegal.

Mbah Nagasari di kota Tegal ini dikelilingi dengan batu bata sepanjang 20 cm yang merupakan batu bata kuno.

di areal makam tersebut konon sebelumnya adalah merupakan suatu Padepokan yang dipimpin oleh Mbah nagasari.

Disamping makam, terdapat sebuah petilasan sendang yang dulunya merupakan sebuah mata air atau tuk.

Dikatakan bahwa beliau adalah seorang yang Alim dan melakukan perjalanan hingga ke debong dengan membawa 14 santrinya dan di situ membuat sebuah Padepokan yang mengajarkan ajaran budi pekerti luhur.

Demikian 4 Makam Keramat yang ada di Kota Tegal. Semoga Bermanfaat.***

Tags:
#kota tegal#4 makam keramat
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…