SuaraPantura.com - Jika lazimnya para pendakwah menerima bisyaroh atau uang dalam amplop sebagai ungkapan terima kasih, berbeda halnya dengan Nyai Azizah Ma'shum Lasem.
Beliau lebih suka memberi daripada menerima sesuatu dari jamaahnya.
Nyai Azizah Ma'shum Lasem adalah sosok Nyai yang kharismatik karena akhlaknya. Nyai adalah sebutan bagi guru perempuan di pesantren atau pendakwah perempuan.
Di antara akhlak beliau, tak berkenan menerima amplop (sangu), tapi malah nyangoni.
Sosok yang santun dan bersahaja.
Sosok yang sangat dermawan.
Sosok penghafal Al Qur'an yang mengamalkan apa yang ada dalam Al Qur'an.
Sosok figur Bu Nyai yang suka silaturrahim setiap beliau pergi ke luar kota.
Meskipun usia beliau sudah sepuh memasuki 93 tahun, beliau selalu menyempatkan mampir ke rumah para santri santrinya yang bertebaran di sepanjang penjuru daerah.
Pernah pada suatu waktu, sebelum beliau wafat. Ketika itu, ada tamu sekeluarga sowan ke Beliau untuk minta ziyadah doa putra ke-3. Alih-alih mau menerima amplop (sangu) dari mereka, justru waktu mau pamitan, mobil mereka diisi dengan aneka macam oleh-oleh dari beliau.
Kemuliaan dan Akhlak langka yang jarang dimiliki pendakwah kita hari ini.
Semoga Allah Ta’ala menerima semua amal baiknya, dan semoga kita semua ketularan ilmu dan akhlaknya. Amiin..
Kagem Alm. Mbah Nyai Azizah Lahal Fatihah...
***