SuaraPantura.com - Saat kita melaksanakan Shalat, kadang kita suka rupa ataupun ragu terkait gerakan sholat yang sedang kita kerjakan, maka inilah prntingnya sujud sahwi.
Sujud sahwi dianjurkan bagi orang yang melakukan shalat karena meninggalkan sunnah ab‘adh shalat atau karena ragu terkait (belum atau sudah) pelaksanaan shalat.
Sujud sahwi dilaksanakan sebanyak dua kali sebelum salam.
Berikut ini adalah tasbih atau doa sujud sahwi:
سُبْحَانَ مَنْ لَا يَسْهُو وَلَا يَنَامُ
Subhāna man lā yashū wa lā yanāmu Artinya, “Mahasuci Zat yang tidak lupa dan tidak tidur,” (Syekh Zainuddin Al-Malibari, Fathul Mu’in, [Bandung, Syirkatul Ma’arif: tanpa tahun], halaman 25).
Adapun berikut ini adalah lafal alternatif sujud sahwi yang disebutkan Syekh M Nawawi Al-Bantani:
سُبْحَانَ مَنْ لَا يَسْهُو وَلَا يَغْفُلُ
Subhāna man lā yashū wa lā yaghfulu Artinya, “Mahasuci Zat yang tidak lupa dan tidak lalai.” (Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain,
[Bandung, Syirkatul Ma’arif: tanpa tahun], halaman 81). Demikian bacaan tasbih atau doa sujud sahwi yang layak dibaca.
Wallahu a‘lam.
***