Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Profil Ustad Abdul Ghofur, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, Ustad yang bergelar Profesor

Desky Danuaji•
Rahmah

SuaraPantura.com - Ustad Abdul Ghofur merupakan ulama pimpinan pondok pesantren Sunan Drajat di Lamongan Jawa Timur.

Pemilik nama dan gelar lengkap Prof. Dr. (H.C). KH. Abdul Ghofur atau KH. Abdul Ghofur ini lahir pada 12 Februari 1949.

Beliau merupakan keturunan dari pasangan H. Martokan dan Hj. Kasiyami dan merupakan keturunan ke-14 dari Sunan Drajat.

Jabal Al-Rahmah dan Maknanya bagi Jemaah Haji
Baca Juga · Rahmah
Jabal Al-Rahmah dan Maknanya bagi Jemaah Haji

Pondok pesantren yang diasuhnya merupakan satu-satunya pesantren peninggalan Wali Songo yang masih ada dan saat ini menjadi salah satu pesantren dengan jumlah santri terbanyak di Indonesia.

KH. Abdul Ghofur mendapatkan anugerah gelar Doktor (Dr.) Kehormatan / Honoris Causa di bidang Ekonomi Kerakyatan dari American Institute of Management Hawaii, Amerika pada tahun 2007.

Masjid Agung Tegal Gelar Program Tahfidz Gratis untuk 500 Santri
Baca Juga · Rahmah
Masjid Agung Tegal Gelar Program Tahfidz Gratis untuk 500 Santri

Beliau juga mendapat gelar profesor (Prof.) pada tahun yang sama setelah berhasil meneliti “Khasiat Buah Mengkudu dan Pelestarian Tanaman”.

Selain menjadi seorang ulama, pesilat, ilmuwan, dan pimpinan pondok pesantren, KH. Abdul Ghofur juga merupakan sosok pengusaha yang sukses.

Baznas Brebes Salurkan Bantuan untuk 3.000 Keluarga Prasejahtera
Baca Juga · Rahmah
Baznas Brebes Salurkan Bantuan untuk 3.000 Keluarga Prasejahtera

Selama kepemimpinannya dan merintis Pondok Pesantren Sunan Drajat sejak tahun 1977, beliau menjadikan pesantren dapat mandiri membiayai biaya hidup sehari-hari untuk ribuan santrinya secara gratis dengan menjalankan berbagai perusahaan, misalnya penambangan kapur, penggalangan kapal laut, usaha pengrajin kayu, industri pupuk, peternakan sapi, usaha bordir & konveksi kain, produksi air mineral “Aidrat”, produksi jus “Mengkudu Sunan”, perkebunan mengkudu, pembudidayaan ikan lele, pembuatan madu asma “Tawon Bunga”, pembuatan minyak kayu putih, garam “Samudera”, radio Persada FM 97.2 MHz, channel Persada TV, dan usaha-usaha lainnya.

Ia menjadi ulama yang sukses di bidang usaha dan mengembangkan dakwahnya dengan tidak mengandalkan uang jamaah.
***

Tags:
#ulama#pesantren#ustad#profil#nusantara#kh abdul ghofur#sunan drajat
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…