SuaraPantura.com - Kamu sering shalat Subuh kesiangan? Coba lakukan cara yang dibahas dalam artikel ini.
Kamu wajib baca artikel ini sampai selesai biar tidak lagi mengalami shalat Subuh kesiangan.
Shalat Shubuh kesiangan tentu saja akan mengurangi kehidmatan dalam beribadah.
Shalat Subuh adalah shalatnya para wali, kenapa demikian? Iyah, Sebab shalat shubuh dan ashar itu shalat yang berat. Bahkan menjadi ukuran kemunafikan seseorang (al-Hadist), makanya jangan sampai shalat Subuh kesiangan.
Gimana gak berat, shalat shubuh itu waktunya dimulai sejak munculnya cahaya diufuk timur (fajar shidiq) hingga terbit matahari (syuruq), kurang lebih sekitar jam 04.30 - 05.30 an, makanya banyak yang shalat Subuh Kesiangan.
Padahal diwaktu jam segitu lagi pules-pulesnya orang tidur, apalagi dimusim awal tahun seperti sekarang yang suhu di pagi hari bisa ekstrim dingin, biar Shalat Subuh kesiangan tak terjafi lagi, simak tipnya.
Agar shalat Subuh kesiangan tak terjadi lagi, berikut langkahnya :
1. Atur pola tidur Tidur adalah aktivitas wajib yang dilakukan semua manusia. Manusia memerlukan istirahat pada malam hari setelah pada waktu siang hari sibuk bekerja atau melakukan berbagai aktivitas.
Pola tidur yang tidak teratur sangat berpotensi menyebabkan pola hidup yang kurang teratur juga. Jika tidur terlarut malam, maka bisa dipastikan akan sulit bangun pagi.
Kenapa demikian? Sebab manusia itu normalnya membutuhkan 6-8 jam sehari untuk tidur sebagai waktu yang diperlukan tubuh untuk relaksasi dan meregenerasi sel-selnya.
Maka, upayakan membiasakan diri tidur tidak terlarut malam. Usahakan tidur sebelum jam 9 malam. Bagi sebagian orang yang sudah terbiasa begadang, maka hal ini akan sulit dilakukan. Apalagi bagi mereka yang memiliki insomnia. Langkah yang dilakukan bisa diawali dengan membiasakan diri tidur tidak lewat dari jam 12 malam, setelah hal ini bisa dilakukan naik lagi levelnya menjadi tidur sebelum jam 11 malam dan seterusnya semakin dikurangi 1 jam sampai akhirnya kita bisa tidur setelah Isya'.
Cara tidur seperti ini juga merupakan pola tidur Rasulullah Saw, beliau senantiasa tidur di awal waktu setelah Isya' sehingga beliau bisa bangun di sepertiga malam untuk shalat malam. Selain itu, tidur yang cukup juga akan meningkatkan kesehatan dan sangat bermanfaat bagi tubuh.
2. Tidak makan malam Makan malam yang dimaksud bukan berarti kita tidak boleh makan malam sama sekali. Tapi yang tidak boleh makan malam sebelum tidur, sebab ketika menjelang tidur kita makan besar, maka organ pencernaan kita akan terus bekerja meskipun kita dalam keadaan tidur. Hal itu karena makanan yang masuk ke dalam tubuh perlu waktu 3-4 jam untuk diproses oleh tubuh bahkan bisa lebih.
Sehingga, kalau kita makan besar sebelum tidur maka tubuh kita tidak bisa istirahat, meskipun mata kita terpejam. Nah, dengan begitu ketika kita tidur justru tubuh kita masih bekerja memproses makanan dalam perut.
3. Berdo'a sebelum tidur Berdo'a adalah amalan sunnah, setiap melakukan aktifitas kita dianjurkan untuk berdo'a. Termasuk juga tidur, kita hendaknya berdo'a. Dengan berdo'a maka segala aktifitas kita bernilai ibadah.
Banyak amalan dan do'a yang bisa dijadikan wirid sebelum tidur, berikut adalah do'a sebelum tidur yang sudah lazim diamalkan oleh sebagian masyarakat :
Artinya : _"Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati.."_ (HR. Bukhori dan Muslim).
Ketika seseorang itu tidur, maka ada 2 kemungkinan baginya, dia bisa bangun dan hidup kembali seperti sebelumnya, dan dia terus tidur dan tidak bangun lagi selamanya atau meninggal dunia. Kita tidak pernah tahu kapan ajal kita datang, maka alangkah lebih baik manakala kita mempersiapkan diri kita dalam keadaan siap setiap saat kapan Allah Swt memanggil.
4. Tidur dalam keadaan wudhu Berwudhu ternyata tidak hanya dilakukan ketika hendak shalat saja. Amal-amal lain pun sangat dianjurkan untuk berwudhu, seperti tilawah al-Qur'an dan sebelum tidur.
Rasulullah SAW bersabda:
_“Barang siapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.”_ (HR Ibn Hibban).
5. Pasang alarm Terakhir.. setelah semua ikhtiar dilakukan, jangan lupa pasang alarm sebagai pengingat ketika kita tidur. Dengan memasang alarm sesuai waktu yang sudah kita setting, maka otomatis alarm akan membangunkan kita ketika sudah tiba waktunya.
Sebelum tidur, pastikan alarm berfungsi dengan baik. Sesuaikan waktu alarm dengan jam dirumah kita sehingga waktu pada alarm sesuai dengan waktu yang sebenarnya.
Jika tidak punya alarm, maka bisa menggunakan ponsel atau HP (gadjet) sebagai alarm. Saat ini hampir semua merek HP memiliki fitur alarm, sehingga bisa kita gunakan sebagai pengingat ketika kita tidur.
Demikian tips singkat ini, semoga bermanfaat. Setelah semua ikhtiar kita lakukan, selanjutnya kita bertawakal dan berpasrah diri kepada Allah Swt sembari terus memperbaiki amaliah dhohir dan bathin kita.***