SuaraPantura.com - Pernahkah kamu ketika shalat, tiba-tiba teringat sesuatu? Atau ketika sudah shalat tiba-tiba lupa sudah raka'at yang keberapa?
Jika jawaban nya iya, kamu perlu baca artikel ini sampai selesai.
Shalat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang telah mukallaf (sempurna akalnya). Perintah shalat bahkan Allah sampaikan secara langsung kepada Rasulullah Saw tanpa melalui perantara malaikat jibril ketika peristiwa Isra' Mi'raj. Hal ini menunjukan betapa pentingnya perintah shalat.
Shalat yang dilakukan dengan khusyu' akan menjadikan seorang muslim mendapatkan manfaat dari shalat itu sendiri.
Sebagaimana Allah sampaikan dalam al-Qur'an bahwa shalat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar. Bahkan shalat dan sabar juga menjadi solusi yang disampaiakan Allah Swt dari permasalahan yang kita hadapi.
Nah, melaksanakan shalat dengan khusyu' tentu tidak mudah, seringkali pikiran tidak fokus ketika shalat.
Bahkan, suatu saat mungkin kamu pernah menjumpai barang yang sudah lama hilang dan dicari, tetiba teringat melintas di pikiran ketika kamu shalat.
Hal demikian memang lumrah terjadi, sebab ketika seseorang itu shalat ada syaithan yang memang ditugaskan khusus menggoda orang shalat supaya tidak fokus, malas, lalai dsb.
Namanya khanzab atau ada yang menyebutnya khinzib. Tugas dari syaitan ini terlihat sepele, namun dampaknya luarbiasa, sebab shalat itu tiyang agama.
Ini dia tipsnya, supaya shalat kita bisa fokus dan tidak lalai.
1. Wudhu dengan sempurna Bersuci adalah salah satu syarat sah shalat, sehingga tidak sah manakala seseorang itu sholat tanpa berwudhu.
Ketika berwudhu, usahakan supaya semua anggota wudhu dibasuh dengan sempurna dan tidak berlebihan ketika membasuh air. Sebab berlebih-lebihan termasuk perbuatan syaithan.
Bisikan was-was dari syaithan sudah dimulai sejak orang itu berwudhu, maka usahakan agar ketika berwudhu tidak tergesa-gesa dan lakukan dengan sempurna.
2. Pakai pakaian yang rapih dan bersih Pakaian adalah mahkota bagi si pemakainya, pakaian yang bagus tidak harus mahal, yang penting pakaian itu menutup aurat dengan sempurna dan suci dari najis.
Akan sangat menggangu ketika pakaian yang kita pakai ternyata tidak menutup aurat dengan sempurna, misalnya baju yang dipakai kekecilan sehingga ketika kita sujud kemudian bagian belakang (bokong) sedikit terangkat, dan hal ini tentu akan menggangu konsentrasi kita ketika shalat, sebab perhatian kita terbagi antara bacaan shalat dan khawatir aurat kita terlihat.
3. Jauhkan dan matikan gadjet Manusia modern saat ini sudah hidup berdampingan dengan gadjet, hampir setiap saat tidak lepas dari yang namanya gadjet. Semua aktifitas komunikasi dilakukan melalui perangkat ini.
Nah, akan sangat mengganggu manakala ketika kamu shalat tiba-tiba ada notifikasi chat yang berbunyi, tentu konsentrasimu akan terpecah. Apalagi jika kamu sedang menunggu balasan chat dari si doi, pasti suara notif di ponselmu akan membuyarkan konsentrasi shalatmu.. Hehehe.
Jika memang tidak bisa mematikan gadjet, minimal jauhkan dari jangkauan mata untuk sementara.
Kamu mungkin pernah mendengar ketika shalat jum'at sebelum khatib naik ke atas mimbar, biasanya takmir mengingatkan para jama'ah untuk menon-aktifkan HP nya, hal ini bertujuan supaya suara notifikasi dari HP tidak mengganggu kekhusyu'an jama'ah ketika shalat.
4. Pastikan shalat diawal waktu Shalat di awal waktu merupakan keutamaan, banyak riwayat yang menjelaskan tentang keutamaan shalat diawal waktu.
Selain itu, kamu pasti bisa merasakan ketika sholat shubuh di akhir waktu misalnya karena bangun kesiangan, yang terjadi pasti akan tergesa-gesa sebab sebentar lagi matari akan terbit. Hal ini akan mengurangi konsentrasi dan membuca celah bagi syaitan untuk memberikan rasa was-was di hati.
Nah, bedakan dengan shalat diawal waktu yang pasti lebih santai dan rileks, maka kita bisa menikmati shalat yang kita lakukan dengan tenang.
5. Membaca ta'awudz dan basmallah Membaca ta'awudz dan basmallah adalah salah satu amalan yang dianjurkan sebelum melaksanakan setiap aktifitas. Banyak riwayat yang menjelaskan tentang keutamaan dari kebiasaan tersebut.
Selain itu, ibadah yang nampak sepele, namun mempunyai keistimewaan di dalamnya yaitu membaca basmalah (bismillahirrahmanirrahim). Hal ini berdasarkan perintah Allah dalam Al-Qur’an surat al-Muzammil ayat 08:
و اذكر اسم ربك و تبتل اليه تبتيلا
Artinya: _Dan sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan sepenuh hati_
Bahkan dalam keseharian yang terlihat remeh temeh juga demikian. Contoh, seseorang berniat menanam padi (nandur pari) semata-mata karena Allah Ta’ala, maka hal itu bernilai ibadah. Berbeda dampaknya jika tidak diniatkan karena-Nya. Hal ini sering dilakukan oleh para ulama shalaf dan nenek moyang kita jaman dahulu.
6. Usahakan selalu shalat berjama'ah Sudah menjadi pemahaman umum antara shalat jama'ah dengan shalat sendirian (munfarid) lebih utama shalat jama'ah.
Nah, kalau kamu ingin kualitas shalat yang khusyu' lebih baik selalu usahakan shalat berjama'ah di masjid, karena selain kita lebih aman dan nyaman sebab ada imam yang memimpin shalat dan yang bertanggung jawab secara ilmu.
Demikian tips singkat untuk mengatasi sering lupa jumlah raka'at shalat, yang sebenarnya hal itu terjadi lantaran pikiran kita diombang-ambingkan oleh syaitan. Maka senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt dan Rasulnya dengan cara mengurangi perbuatan yang sia-sia dan sering berangan-angan, insyaAllah akan banyak membantu kita dari perasaan was-was dan pelupa. Sebab termasuk perbuatan syaitan adalah panjang angan-angan dan menyia-nyiakan waktu.