8 Bacaan Ziarah Kubur atau Nyekar Beserta Artinya, Jangan Sampai Lupa atau Terlewat
Andri Susanto•
Rahmah
SuaraPantura.com - Tujuan utama nyekar atau ziarah kubur ini adalah untuk mendoakan orang tua, keluarga, dan tokoh-tokoh yang telah lebih dulu meninggal dunia.
Tradisi nyekar atau ziarah kubur sangat umum dilakukan oleh masyarakat di Indonesia dan sangat mudah dijumpai di berbagai pemakaman.
Selain nyekar atau ziarah kubur ini untuk berdoa, biasanya orang juga membersihkan makam dan menaburkan bunga sebagai wujud kecintaan dan penghormatan pada yang sudah meninggal.
Tak bisa sembarangan, nyekar atau ziarah kubur ini juga memiliki aturan terutama pada bacaannya.
Beberapa bacaan ini juga harus runut atau urut dibaca saat kita nyekar.
Berikut bacaan saat ziarah kubur atau nyekar beserta artinya yang lazim dilakukan umat Islam.
1. Membaca Salam "Assalamu'alaìkum dara qaumin mu'minin wa atakum ma tu'adun ghadan mu'ajjalun, wa ìnna ìnsya-Allahu bìkum lahìqun"
Artinya: Assalamuallaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Allah yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.
2. Istighfar "Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi"
Artinya: Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya.
3. Surat Al-Fatihah "Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Ar Rahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin Ihdinash-shirraatal musthaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin"
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam Yang Maha Pengasih, Lagi Maha Penyayang Pemilik hari pembalasan Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
4. Surat Al-Ikhlas
"Bismillahir rahmanir rahim, qul huwallāhu ahad, allahussamad lam yalid wa lam yulad, wa lam yakul lahu kufuwan ahad"
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Katakanlah, Dialah Allah, Yang Maha Esa, Allah tempat meminta segala sesuatu, (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.
5. Surat Al-Falaq
"Bismillahir rahmanir rahim, qul a'uzu birabbil-falaq, min syarri ma khalaq, wa min syarri gasiqin idza waqab, wa min syarrin-naffasati fil-'uqad, wa min syarri hasidin idza hasad.
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.
6. Surat An-Nas
"Bismillahir rahmanir rahim, Qul a'uzu birabbin naas, Malikin naas, Ilaahin naas, Min sharril was waasil khannaas, Al lazii yuwas wisu fii suduurin naas, Minal jinnati wan naas"
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.
"Allahummaghfirlahu war hamhu wa 'aafìhii wa'fu anhu, wa akrim nuzuulahu wawassi' madholahu, waghsilhu bil maa'i watssalji walbaradi, wa naqqìhì, minaddzzunubi wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasi"
"Wabdilhu daaran khairan min daarihi wa zaujan khairan min zaujhi. Wa adkhilhul jannata wa aidzhu mìn adzabil qabri wa min adzabinnaari wafsah lahu fi qabrihi wa nawwir lahu fihi"
Artinya: Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.
Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya.
Demikian bacaan saat ziarah kubur atau nyekar beserta artinya yang biasa dilakukan oleh umat Islam.
Pada hari tertentu terutama pada hari Kamis menjelang malam Jumat kliwon, pemakaman akan nampak lebih ramai karena kehadiran peziarah.
Selain berdoa, biasanya peziarah juga membersihkan makam dan menaburkan bunga di atas makam.***