SuaraPantura.com - Rokok sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia, bahkan bagi sebagian kalangan rokok adalah kebutuhan pokok. Meskipun rokok mahal.
Bagaimana tidak, ada sebagian kalangan yang rela tidak makan asalkan masih bisa merokok. Tidak heran bila rokok adalah kebutuhan pokok.
Meskipun harga rokok mahal, tidak menyurutkan minat para perokok untuk tetap membelinya.
Dukutip dari ceramah UAS yang diunggah oleh channel youtube Lentera Hikmah.
Dalam ceramahnya UAS ditanya oleh seorang jama’ah tentang rokok, begini pertanyaannya, “Ustadz saya tidak bisa hidup tanpa rokok, adakah rokok di syurga Ustadz?” Tanya jama’ah.
Kenikmatan syurga tidak bisa dibayangkan dengan indera manusia, sebab kenikmatan syurga belum pernah dirasakan oleh siapapun yang hidup di alam dunia, sebelum ia meninggal dunia dan hidup di alam akhirat.
Membayangkan segala-sesuatu yang ada di dunia dan membandingkannya dengan kenikmatan syurga tentu tidaklah sebanding. “Belum pernah dilihat mata dan belum pernah didengar telinga belum pernah terlihat dihati manusia” kata UAS.
Lanjut UAS “Walakum fiiha (di dalam syurga itu ada semua yang kamu inginkan)”.
Jadi, semua hal yang kita inginkan ada di syurga termasuk rokok. Jangankan hanya sebatang rokok, hal yang tidak mungkin di dunia ini bisa dimungkinkan di syurga.
Nah, jadi buat kamu yang penasaran tentang kondisi syurga maka kenikmatan syurga itu adalah sesuatu yang tidak pernah bisa dibayangkan sebelumnya.
Sebab itu adalah hal ghaib, tetapi satu hal yang pasti dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa kenikmatan sekejap dari syurga mampu menjadikan seseorang yang masuk kedalamnya menjadi lupa rasanya kesengsaraan seumur hidupnya di dunia. Ketika seseorang telah memasuki syurga, maka kenikmatan dunia tidaklah ada seujung kukunya.
Jangankan hanya sebatang rokok, semua hal yang belum pernah terpikirkan pun ada di syurga.
Jadii.. Jangan pernah menukar syurga dengan kenikmatan dunia yang semu yah guys. Bagaimanapun hidup yang singkat ini adalah ujian, tentu setiap dari kita akan mengalaminya.
Sabar dan ikhlas dalam menjalani setiap episoe kehidupan kita adalah kuncinya, sehingga kita bisa lulus dari ujian dan kembali ke akhirat dengan kemenangan besar. Dalam sebuah maqolah dikatakan “ad-dunia daar al-imtihan wa al-akhiroh dar al-jaza” artinya, dunia itu adalah tempatnya ujian dan akhirat itu tempatnya ganjaran.
Maka barangsiapa bersabar atas ujian dunia, niscaya ia akan mendapat ganjarannya di akhirat.
***