SuaraPantura.com - Mengucapkan salam "assalamu'alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh" adalah perbuatan amal yang disyariatkan.
Dalam pergaulan sehari-hari seorang muslim sering mendengar, mengucapkan, maupun menjawab salam ketika bertemu dengan muslim lainnya.
Di dalam al-quran maupun as sunah pun telah disebutkan dalil yang menjelaskan disyariatkan dan disunnahkannya mengucap salam serta perintah menyebarkannya.
Mengucapkan dan menyebarkan salam termasuk dalam amalan yang dapat menyebabkan pelakunya masuk surga. Seperti sabda Rasulullah: "sebarkanlah salam, berikanlah makan, sambungkanlah tali silaturahmi, shalatlah dimalam hari ketika manusia tidur, dan masuklah ke surga dengan selamat" (HR Ahmad).
Menyebarkan salam yang didalamnya termasuk memulai mengucapkan salam maupun menjawab salam dapat menyebabkan tersebarnya rasa cinta dan kasih sayang ditengah masyarakat.
Sebagaimana sabda Rasullulah: "Sebarkanlah salam di antara kalian niscaya kalian saling mencintai" (HR Al Hakim)
Mengucapkan salam merupakan hak seorang muslim atas muslim lainnya. Apabila seorang muslim bertemu dengan muslim lainnya, yang mengucapkan salam lebih dulu adalah lebih utama kedudukannya di sisi Allah.
Sehingga sangat dianjurkan kepada muslim agar berlomba mengucapkan salam terlebih dulu ketika bertemu dengan sesamanya.
Seperti yang sudah disebutkan dimuka, bahwa lafadz salam yang disyariatkan Allah SWT, termasuk salamnya para malaikat dan salam para penghuni surga adalah "Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh" Yang artinya semoga keselamatan, rahmat Allah, dan berkah-Nya bagimu".
Semakin sempurna seorang muslim dalam mengucapkan salam, maka semakin besar pahala yang diperoleh.
Seumpama seorang muslim mengucapkan "assalamu'alaikum" Maka nilai pahalanya sama dengan sepuluh, kemudian apabila muslim lainnya mengucapkan "assalamu'alaikum wa rahmatullah" Maka nilai pahalanya sama dengan dua puluh, lalu apabila seorang muslim mengucapkan "assalamu'alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh" Maka nilai pahalanya adalah tiga puluh. Jadi lebih baik mengucapkan salam dengan sempurna agar pahala yang diperoleh menjadi maksimal.
Mengucapkan salam adalah sunnah, tapi menjawab salam hukumnya adalah wajib.
Menjawab salam dengan cara yang lebih baik sangat dianjurkan oleh Allah, seperti dalam firman-Nya "Dan apabila kamu dihormati suatu (salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (penghormatan itu, yang sepadan) dengannya.. ' (QS. An-Nisa).
Abdul bin Umar RA biasanya menjawab salam dengan lebih baik dari ucapan salam yang diucapkan padanya. Jika seseorang mengucapkan salam kepadanya "assalamu'alaikum" Maka ia akan menjawabnya "Wa'alaikumusaalam wa rahmatullah". Apabila seorang mengucapkan padanya "Assalamu'alaikum wa rahmatullah" Maka ia menjawabnya "wa'alaikumusaalam wa rahmatullah wabarakatuh" Lalu jika seorang mengucapkan "assalamu'alaikum wa rahmatullah wabarakatuh" Maka ia menjawab "wa'alaikumusaalam wa rahmatullah wabarakatuh wa maghfiratuhu".
***
Referensi: Ensiklopedia Adab Islam karya Abdul Aziz bin Fathi as Sayyid Nada