Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Ini Jadwal Sidang Isbat Ramadhan 2022, Beserta Penjelasan Hilal, Hisab dan Rukyat

Tim Suara Pantura 01•
Rahmah

SuaraPantura.com - Kementerian Agama belum merilis kapan waktu pastinya 1 Ramadhan 2022.

Mengutip dari situs resmi Kemenag, Sidang Isbat penentuan awal Ramadhan H akan dilaksanakan secara hybrid, pada hari Jumat, 1 April 2022 atau bertepatan dengan 29 Syaban 1443 Hijriah.

Diketahui Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah menjadwalkan untuk melakukan pengamatan hilal pada Jumat, 1 April 2022 yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Mengenal Hilal

Hilalsendiri menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) adalah fase bulan sabit setelah bulan baru. Pada saat bulan baru (new moon/ijtimak), Bulan sama sekali tidak terlihat sepanjang malam.

Jabal Al-Rahmah dan Maknanya bagi Jemaah Haji
Baca Juga · Rahmah
Jabal Al-Rahmah dan Maknanya bagi Jemaah Haji

Hilal hanya tampak setelah Matahari terbenam (maghrib), sebab intensitas cahaya hilal sangat redup dibanding cahaya Matahari, serta ukurannya sangat tipis.

Hilal adalah salah satu bagian dari lima fase Bulan.

1. Fase pertama dikenal sebagai bulan baru atau new moon atau ijtimak merupakan kondisi bulan tidak terlihat di sepanjang malam.
2. Kemudian fase berganti pada bulan sabit setelah bulan baru atau ada juga yang menyebutnya sebagai hilal.
3. Fase ketiga bulan separuh kuartil pertama yang menghadap ke barat setelah waktu maghrib yang
4. kemudian berubah ke fase baru yaitu bulan besar.
5. Menjelang akhir bulan, tampak bulan sabit tipis yang disebut sebagai bulan tua.

Fase terakhir ini bukan hilal, tetapi bulan tua atau disebut juga sebagai bulan tersembunyi karena hanya tampak sedikit dari seluruh bagian bulan.

Masjid Agung Tegal Gelar Program Tahfidz Gratis untuk 500 Santri
Baca Juga · Rahmah
Masjid Agung Tegal Gelar Program Tahfidz Gratis untuk 500 Santri

Mengenal Hisab

Ijtimaksendiri diartikan bertemunya posisi Bulan dan Matahari dalam satu garis edar, yang memunculkan Bulan baru dalam penanggalan Hijriah.

Bulan baru juga bisa disebut sebagai Anak Bulan (sebutan lain darihilal). Berdasarkan analisis perhitungan astronomis itu, Anak Bulan kemungkinan besar dapat diobservasi dan usinya 8 jam 22 menit 3 detik.

"Sains dalam hal ini astronomi lebih pada penentuan New Moon, artinya apakah tahapijtima(konjungsi) di mana dapat disebut tahap untuk menentukan apakah proses dari tahap Bulan Mati (ijtima) ke arah Bulan Baru (New Moon) sudah terjadi atau belum. Kalau sudah artinya positif. New Moon inilah astronom bekerja," jelas Widya dalam wawancara dengan CNNIndonesia beberapa waktu lalu.

Baznas Brebes Salurkan Bantuan untuk 3.000 Keluarga Prasejahtera
Baca Juga · Rahmah
Baznas Brebes Salurkan Bantuan untuk 3.000 Keluarga Prasejahtera

Mengenal Rukyat

Meski hilal dapat diamati melalui metode hisab, tetapi di Tanah Air penentuan awal Ramadan juga ditentukan melalui metode rukyat.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, rukyat adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal dengan mata telanjang atau alat bantu optik seperti teleskop. Rukyat dilakukan setelah Matahari terbenam.

Khusus di Indonesia, ada 82 titik pengamatan hilal dan titik rukyat utama di Pos Observasi Bulan (POB) Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Proses New Moon tadi kata Widya nantinya akan ditinjau kembali, apakah dapat di-rukyat atau tidak. Jika iya, maka diputuskan untuk menjadi New Month ( 1 Syawal 1441 H).
***

Tags:
#ramadhan#hilal#kapan puasa 2022#kapan ramadhan 1443 h#kapan sidang isbat 2022
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…