SuaraPantura.com - Puasa merupakan salah satu ibadah yang utama dan paling agung bagi seorang muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan berpuasa, kita bisa melatih diri untuk melawan hawa nafsu, dan melawan syaitan.
Puasa juga melatih seseorang untuk senantiasa bersabar dan tabah, serta menjadikan diri merasakan rasa lapar yang dirasakan oleh orang-orang fakir. Bahkan dengan berpuasa dapat pula melembutkan hati dan membersihkan jiwa serta menghapuskan dosa-dosa bagi setiap yang menjalankannya.
Banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan kita menjalankan ibadah puasa, namun harus diketahui bahwa ada beberapa nash yang melarang berpuasa pada hari-hari tertentu. Kita harus menghindari puasa pada hari-hari yang dilarang. Diantaranya:
1. Dua Hari Raya
Rasulullah SAW melarang berpuasa pada hari raya Iedul Fithri dan Iedul Adh ha (HR Bukhari Muslim).
2. Hari Tasyriq
Hari Tasyriq adalah hari yang jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Rasulullah bersabda yang artinya "Hari-hari Tasyriq adalah hari makan, minum, dan dzikir kepada Allah SWT" (HR Muslim).
Di dalam hadits Aisyah dan Abdullah bin Umar RA disebutkan: "bahwa beliau tidak memberi keringanan berpuasa pada hari Tasyriq kecuali bagi yang tidak mendapatkan hewan kurban" (HR Muslim).
3. Hari yang diragukan
Dilarang berpuasa pada hari yang tidak ketahui apakah hari itu akhir bulan Sya'ban atau hari pertama Ramadhan dikarenakan cuaca yang buruk atau mendung. Nabi SAW telah memerintahkan agar menyempurnakan bulan Sya'ban menjadi tiga puluh hari dalam kondisi seperti itu.
4. Hari Jumat
Dilarang berpuasa pada hari jumat tanpa berpuasa sehari sebelum atau sesudahnya. Dilarang pula apabila tidak bertepatan dengan puasa yang biasa dikerjakan.
5. Hari Arafah bagi yang melaksanakan ibadah Haji
Nabi bersabda:" hari Afarah, hari Nahar, hari tasriq adalah hari besar bagi kita umat muslim. Itu adalah hari makan dan minum." (HR Abu dawud)
Adapun keutamaan berpuasa pada hari Arafah itu diperintahkan bagi orang yang sedang tidak melaksanakan ibadah haji.
***
Sumber: Ensiklopedia Adab Islam (Abdul 'Aziz bin Fathi as Sayyid Nada)