Agar Cepat Hamil, Amalkan Rangkaian Doa Meminta Keturunan yang Terdapat dalam Al Quran Berikut ini
Novia Fuji Astuti•
Rahmah
SuaraPantura.com- Memiliki keturunan merupakan dambaan bagi pasangan suami istri yang sudah menikah. Apalagi jika usia pernikahan sudah berjalan cukup lama, namun belum juga dikarunia keturunan. Berbagai macam cara dan usaha dilakukan demi mendapatkan keturunan.
Memiliki keturunan memang bukan perkara mudah. Sebab, selain harus memiliki persiapan yang matang dari segi fisik maupun mental. Tetap hadirnya sang Pencipta tidak bisa dilupakan.
Melibatkan sang Pencipta dalam usaha mendapatkan keturunan bisa dilakukan salah satunya dengan cara bermunajat.
Berdoa dengan meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keinginan tersebut.
Bukan sekedar doa biasa, doa yang diucapkan akan lebih baik jika berdasarkan Al Quran dan Hadist.
Berikut rangkaian doa meminta keturunan yang terdapat dalam Al Quran:
1. Membaca surah Al Furqan Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Dan orang-orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."" (QS. Al-Furqan 25: Ayat 74)
2. Membaca surah Ali Imran Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya. Dia berkata, "Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa."" (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 38)
3. Membaca surah Al-Anbiya’ Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَزَكَرِيَّاۤ اِذْ نَا دٰى رَبَّهٗ رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَ wa zakariyyaaa iz naadaa robbahuu robbi laa tazarnii fardaw wa angta khoirul-waarisiin
"Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik."" (QS. Al-Anbiya 21: Ayat 89)
4. Membaca surah As safaat Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku." (QS. Maryam 19: Ayat 4)
وَاِ نِّيْ خِفْتُ الْمَوَا لِيَ مِنْ وَّرَآءِيْ وَكَا نَتِ امْرَاَ تِيْ عَا قِرًا فَهَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ وَلِيًّا wa innii khiftul-mawaaliya miw warooo-ii wa kaanatimro-atii 'aaqirong fa hab lii mil ladungka waliyyaa
"Dan sungguh, aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, padahal istriku seorang yang mandul, maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu," (QS. Maryam 19: Ayat 5)
يَّرِثُنِيْ وَيَرِثُ مِنْ اٰلِ يَعْقُوْبَ ۖ وَا جْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا yarisunii wa yarisu min aali ya'quuba waj'al-hu robbi rodhiyyaa
"yang akan mewarisi aku dan mewarisi dari keluarga Ya'qub; dan jadikanlah dia, ya Tuhanku, seorang yang diridai."" (QS. Maryam 19: Ayat 6)
6. Membaca surah Al-Baqarah ayat 285-286 Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَاۤ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَ الْمُؤْمِنُوْنَ ۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِا للّٰهِ وَمَلٰٓئِكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ ۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ ۗ وَقَا لُوْا سَمِعْنَا وَاَ طَعْنَا غُفْرَا نَكَ رَبَّنَا وَاِ لَيْكَ الْمَصِيْرُ aamanar-rosuulu bimaaa ungzila ilaihi mir robbihii wal-mu-minuun, kullun aamana billaahi wa malaaa-ikatihii wa kutubihii wa rusulih, laa nufarriqu baina ahadim mir rusulih, wa qooluu sami'naa wa atho'naa ghufroonaka robbanaa wa ilaikal-mashiir
"Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Qur'an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya." Dan mereka berkata, "Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali."" (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 285)
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir."" (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 286)
Surah Al-Baqarah ayat 285-286 biasanya dibaca secara berurutan dengan didahului membaca Al-Baqarah ayat 1-5 dan Ayat Kursi. Bacaan ini dapat dijadikan zikir pagi dan petang.
Dengan membaca dua ayat terakhir di surah Al-Baqarah di malam hari, maka akan membuat hidup lebih lapang dan Allah SWT juga akan mencukupi segala kebutuhan kita.
Termasuk dalam hal memiliki keturunan. Jika kita bersungguh-sungguh meminta kepada Allah Ta’ala pastilah tak ada doa yang sia-sia.
Dari Abu Mas’ud Al Badri RA, bahawasanya Nabi Muhammad SAW bersabda: “Siapa yang membaca dua ayat terkahir dari surat Al Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan.” (HR. Bukhari Muslim)
Sebelum mengucapkan rangkaian doa-doa meminta keturunan yang terdapat dalam Al Quran, alangkah baiknya diawali dengan membaca surah Al Fatihah, dan Asmaul Husna. Sebab surah Al Fatihah dan Asmaul Husna mengandung keberkahan yang akan membuat doa-doa lebih cepat dikabulkan.
Demikian rangkaian doa meminta keturunan yang terdapat dalam Al Quran.
Selalu berusaha dan berdoa untuk mencapai setiap yang kita inginkan.
Memiliki keturunan sangat besar kaitannya dengan kepercayaan sang Pencipta. Sehingga selain usaha melalui campur tangan medis, juga bermunajat, kita sebaiknya menyiapkan diri dan memantaskan diri, agar Allah SWT menilai kita sudah layak untuk dititipkan dan diamanahi keturunan serta dipercaya menjadi orang tua yang baik.