SuaraPantura.com- Pernahkah Anda melihat kucing? Kucing merupakan hewan berkaki empat yang sekujur tubuhnya dipenuhi bulu halus dan memiliki warna yang indah. Kucing termasuk hewan yang istimewa keberadaannya.
Kucing sangat istimewa dan dimuliakan dalam islam, serta kucing pula hewan kesayangan Rasulullah SAW.
Dengan menyayangi kucing dan berbuat baik kepada kucing, seperti memberi makan, minum, dan tempat berteduh adalah bagian dari meneladani sifat Rasulullah, sebab Rasul sangat menyayangi kucing dan memuliakannya, bahkan diriwayatkan bahwa Rasul memotong kain baju yang dikenakannya karena seekor kucing yang tertidur dan menindihi kain baju beliau.
Hal itu menunjukkan dan menegaskan kalau Nabi Muhammad SAW sangat menyayangi dan memuliakan kucing, sampai-sampai rela memotong kain baju agar kucing tidak terganggu waktu tidurnya.
Selain itu, yang menjadikan istimewa dan kemuliaan bagi kucing adalah sifat bersihnya. Dikatakan bahwa kucing merupakan hewan paling bersih, bahkan air liurnya saja bersifat suci dan mensucikan.
Rasulullah bersabda: “Kucing adalah binatang yang badan, keringat, bekas sisa makanan, serta air liurnya adalah suci. Air liurnya bahkan bersifat membersihkan. Hidupnya lebih bersih dari manusia,” (HR. Malik)
Kucing adalah hewan yang bersih dan terbebas dari najis. Sehingga Kucing diizinkan masuk ke rumah dan masjid, termasuk Masjidil Haram.
“Kucing itu tidaklah najis. Sesungguhnya kucing merupakan hewan yang sering kita jumpai dan berada di sekeliling kita.” (HR. Tirmidzi).
Diriwayatkan dalam sebuah hadis bahwa Rasul menggunakan air bekas minum Kucing untuk berwudhu: "Ketika Nabi Muhammad akan berwudhu dihampiri oleh seekor kucing dan kucing minum di bejana tempat beliau wudhu. Nabi berhenti hingga kucing selesai minum lalu berwudhu." (HR Muslim)
Demikian istimewa dan mulianya Kucing dalam Islam. Hendaknya semua umat muslim menyayangi Makhluk ciptaan Allah, tidak hanya Kucing saja, melainkan Makhluk ciptaan Allah secara keseluruhan.
Mencintai dan menyayangi makhluk Allah, maka akan mendapat Rahmat sebagaimana hadist Riwayat Bukhari yang menyebutkan "Barangsiapa menyayangi hewan meskipun terhadap hewan sembelihan, niscaya Allah akan merahmatinya pada hari kiamat." (HR. Bukhari)
***