SuaraPantura.com - Apa perbedaan Mani Madzi dan Wadi? Memang sekilas mirip sehingga agak sulit membedakannya.
Namun perbedaan Mani Madzi dan Wadi ini akan kita ketahui bila kita memahami arti dari masing-masing istilah ini.
Selain itu perbedaan Mani Madzi dan Wadi ini dapat kita lihat pada ciri-cirinya, dari sinilah kita akan lebih mudah memahaminya.
Kenapa mengetahui perbedaan Mani Madzi dan Wadi ini penting? karena untuk bersuci dari ketiganya juga ada perbedaan.
Berikut perbedaan Mani Madzi dan Wadi
1. Air Mani
Air Mani adalah cairan yang keluar dari alat kelamin dengan cara seperti disemprotkan atau bahasa gampangnya muncrat untuk laki-laki, tapi untuk wanita berbeda. Dan setelah keluar air mani maka alat kelamin akan melemah dan syahwat akan langsung drop atau turun.
Apakah air Mani najis? Air Mani atau yang awam disebut sperma tidaklah najis, tetapi kita diwajibkan mandi besar atau mandi wajib bila mengeluarkan air Mani Aan tetapi sebagian pendapat mengatakan air Mani juga termasuk najis.
Selain itu, air Mani ini memiliki ciri yang khas yakni perbedaan aromanya saat basah dan kering. Ketika basag seperti aroma adonan tepung tetapi saaat mulai mengering aromanya agak amis seperti telur.
2. Air Madzi
Air Madzi adalah cairan putih, bening dan lengket yang keluar saat kondisi sedang syahwat. Berkebalikan dengan ari mani, saat keluar air Madzi tidak muncrat dan tidak menyebabkan lemasnya alat kelamin serta turunnya syahwat.
Seperti halnya air mani, air Madzi ini juga berlaku bagi laki-laki dan perempuan. Dan umumnya keluarnya cairan ini tidak terasa, mungkin kita hanya merasakan basah.
Apakah air Madzi najis? ya, air madzi ini termasuk najis, sehingga harus mensucikannya tetapi tidak diwajibkan mandi besar.
3. Air wadi
Air Wadi adalah cairan berwarna putih, kental, sedikit keruh dan tidak berbau. Air Wadi biasanya keluar setelah buang air kecil atau setelah mengangkat beban berat dan biasanya tidak banyak, sekitar beberapa tetes saja.
Apakah air Wadi najis? ya, air Wadi ini termasuk najis, sehingga harus mensucikannya tetapi tidak diwajibkan mandi besar.
Jadi perbedaan Mani Madzi dan Wadi secara mendasar adalah pada situasi keluar serta hukum dan cara mensucikannya.
Bila keluar air mani maka kita diwajibkan untuk bersuci dengan mandi wajib atau mandi besar.
Sedangkan bila keluar air madzi dan wadi, maka kita hanya diwajibkan membersihkannya atau membasuhnya serta mengganti pakaian yang terkena madzi dan wadi. Wallahu a'lam.***