SuaraPantura.com - Doa dan amalan kaya raya Nabi Sulaiman beserta cara mengamalkan wirid Nabi Sulaiman yakni dari Al Quran Surat Shad Ayat 35.
Doa dan amalan kaya raya Nabi Sulaiman beserta cara mengamalkan wirid Nabi Sulaiman dari Al Quran Surat Shad Ayat 35 hendaknya dilakukan dengan baik dan benar.
Selain itu doa dan amalan kaya raya Nabi Sulaiman beserta cara mengamalkan wirid Nabi Sulaiman dari Al Quran Surat Shad Ayat 35 harus dilandasi dengan keteguhan hati dan istiqomah dalam melaksanakannya.
Seperti kita ketahui bahwasannya Nabi Sulaiman memiliki kekayaan yang tiada terbatas.
Tak hanya kekayaan yang sangat banyak, Nabi Sulaiman bahkan diketahui menjadi pemimpin bukan hanya golongan manusia namun juga golongan jin.
Meski kekayaan Nabi Sulaiman sangat banyak, namun Nabi Sulaiman tidaklah menjadi sombong dan takabur.
Sifat inilah yang sebenarnya harus kita teladani bila kita termasuk orang kaya dan hidup serba berkecukupan.
Berikut doa dan amalan kaya raya Nabi Sulaiman beserta cara mengamalkan wirid Nabi Sulaiman yang berada dalam Al Quran Surat Shad Ayat 35.
"Rabbighfirlii wahablii mulkulla yanbaghii li’ahadiim min ba’dii, innaka antal wahhaabu"
Artinya: Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi
Selanjutnya cara mengamalkan wirid Nabi Sulaiman ini adalah sebagai berikut:
Sholat hajat dua rakaat di malam hari
Membaca doa Nabi Sulaiman sebanyak 33 kali
Membaca "subhanallah" 100 kali
Membaca Al-Fatihah 3 kali
Membaca Al-Ikhlas, An-Nas, dan Al-Falaq masing-masing 1 kali
Kerjakan doa dan amalan kaya raya Nabi Sulaiman beserta cara mengamalkan wirid Nabi Sulaiman dari Al Quran Surat Shad Ayat 35 ini dengan penuh keteguhan hati dan istiqomah.
Kewajiban kita sebagai manusia adalah berdoa dan berusaha, hasil dari ikhtiar kita tersebut merupakan kekuasaan Allah SWT.
Semoga dengan mengamalkan amalan kaya raya Nabi Sulaiman ini kita diberi anugerah oleh Allah SWT melalui harta yang barokah dunia akhirat. Aamiin. Wallahu a'lam.***