SuaraPantura.com- Kenal kah dengan Pemuda bernama Uwais Al Qarni?
Uwais Al Qarni adalah seorang pemuda Yaman. Dia yatim, dan tidak memiliki saudara, kecuali ibunya.
Uwais Al Qarni tinggal berdua bersama ibu yang sudah renta, lumpuh dan buta. Selain merawat ibunya, keseharian Uwais Al Qarni adalah bekerja sebagai penggembala kambing.
Tentu saja, kesibukan tersebut, tidak membuat Uwais Al Qarni abai akan ibadah. Uwais Al Qarni, senantiasa giat dan gigih dalam menjalankan ibadah.
Pemuda yang namanya dikenal oleh seluruh penghuni langit itu bahkan menaruh kerinduan yang mendalam pada baginda Nabi Muhammad SAW.
Uwais Al Qarni sangat ingin bertemu dengan Rasul di Madinah.
Namun sayangnya, Ia tidak punya cukup bekal dan waktu. Karena Ia harus selalu memperhatikan dan merawat Ibunya di rumah.
Hari demi hari, kerinduan pun tak terbendung. Hasrat bertemu Nabi Muhammad semakin besar. Setiap hari hatinya semakin gelisah.
Suatu hari Uwais Al Qarni mendekati ibunya dan memohon izin untuk pergi bertemu Nabi Muhammad di Madinah. Sang ibu pun memberikan izin pada Uwais.
“Pergilah wahai anakku, temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang.” ucap Ibu Uwais. Ibunya tahu betul bagaimana perasaan anaknya itu terhadap Nabi.
Dengan perasaan gembira Uwais Al Qarni bertolak ke Madinah yang jaraknya sangat jauh dari Yaman, yakni sejauh 400 km.
Singkat cerita, sesampainya Uwais Al Qarni tiba di kota Madinah. Ia segera menuju rumah Nabi, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam.
Keluarlah Aisyah radhiyallahu ‘anha. Dan mengatakan jika Rasul masih berada di medang perang.
Uwais Al Qarni sempat kecewa, namun keinginan bertemu Rasul terlampau besar hingga ia pun berniat menunggu Rasul kembali dari medan perang.
Tapi dalam hati Uwais Al Qarni merasa berat, dan selalu mengingat ibunya yang ia tinggalkan dirumah
Kebimbangan pun berkecambuk dalam dada Uwais. Hingga akhirnya Uwais pun memilih untuk pulang ke negerinya.
Uwais Al Qarni pamit pada Aisyah.
Tak berapa lama, Rasul pulang dari medan perang, dan menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya. Padahal Aisyah belum juga menyampaikan tentang Uwais Al Qarni pada Rasul.
Ternyata Rasul kita, Nabi Muhammad SAW sudah mengetahui kedatangan Uwais Al Qarni yang berkunjung ke rumahnya. Lantas Nabi Muhammad menjelaskan bahwa Uwais Al Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. Ia adalah penghuni langit yang sangat terkenal di langit.
Mendengar perkataan Rasul, Aisyah beserta para sahabat terkagum-kagum.
Rasulullah bersabda: “Kalau kalian ingin berjumpa dengan Uwais Al Qarni, perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih di tengah-tengah telapak tangannya.”
Sesudah itu Rasul memandang kepada Imam Ali bin Abi Thalib dan Umar bin Khattab dan bersabda, “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah doa dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni Bumi”.***