SuaraPantura.com - Katika banyak masjid memberikan larangan tidur di masjid, berbeda halnya dengan Masjid Al Falah Sragen justru menyediakan kasur dan bantal serta tempat yang layak untuk tidur dan beristirahat bagi para musafir.
Bahkan seringkali masjid ini menyediakan makanan gratis pula untuk para jamaah.
Selain itu, hampir setiap waktu di masjid tersebut terdapat anak-anak lalu lalang bermain di masjid. Sesekali mereka ikut tiduran di masjid.
Celoteh anak bermain pun ramai menggema tanpa ada takmir yang marah-marah.
Suasana ini pastinya menjadi hal yang jarang dan sulit kita saksikan di masjid-masjid lain.
Masjid Al Falah ini dikenal dengan masjid yang ramah bagi musafir. Bagaimana tidak, disana musafir disiapkan kasur dan bantal.
"Dan bila perlu ditanya, besok mau sarapan apa? Karena yang datang ke masjid adalah tamu Allah, maka pelayanannya juga harus lebih baik," ungkap Kusnadi Ikhwani, selaku Abdi Dalem Masjid Al falah Sragen.
Dia mengatakan, awal mula diterapkannya kebijakan itu saat dirinya mampir di salah satu masjid di Kota Jawa Tengah. Disana ada tulisan 'DILARANG TIDUR DI MASJID'.
"Bila ada takmir masjid melarang tidur di masjid, berarti mainnya kurang jauh. Karena di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram, bagi jamaah silahkan saja istirahat melepas lelah di dalam masjid," katanya.
Dari situlah, dia kemudian berfikir bagaimana agar jamaah masjid juga nyaman bila istirahat habis perjalanan.
Walhasil, jadilah konsep masjid yang menjadi cerminan rahmatan lil alamin.
Semoga masjid-masjid lain bisa mengikuti yakk. Amin..
***