Suarapantura.com - Kecelakaan maut akibat tabrak lari terjadi di jalur Pantura wilayah Desa Bulakparen, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Selasa (2/6/2026) dini hari.
Seorang perempuan lanjut usia yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia setelah ditabrak sepeda motor saat hendak menyeberang jalan.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Hingga kini, aparat kepolisian masih memburu pengendara sepeda motor yang diduga melarikan diri usai menabrak korban.
Kepala Pos Gakkum Tanjung Satlantas Polres Brebes, Aiptu Teguh Budi Santoso, menjelaskan kecelakaan bermula ketika sebuah sepeda motor yang identitasnya belum diketahui melaju dari arah barat menuju timur di ruas Pantura Bulakparen.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara motor diduga tidak dapat menghindari seorang perempuan yang sedang menyeberang jalan dari sisi utara menuju selatan.
“Korban awalnya hendak menyeberang jalan, kemudian dari barat melaju sepeda motor dan menabrak korban,” kata Teguh.
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh. Perempuan tersebut dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.
Alih-alih memberikan bantuan, pengendara motor justru melarikan diri setelah insiden terjadi. Polisi pun mengategorikan kasus ini sebagai kecelakaan tabrak lari dan saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.
“Tabrak lari, motor kabur setelah menabrak korban,” tegas Teguh.
Kasatlantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zaenurrozaq, mengatakan pihaknya juga masih berupaya mengidentifikasi korban karena saat ditemukan tidak membawa dokumen identitas apa pun.
“Korban tidak memiliki identitas. Saat ini sedang diidentifikasi melalui sidik jari untuk dicocokkan dengan data Dukcapil guna mengetahui identitasnya,” ujar Ahmad.
Sementara itu, Kepala Kamar Mayat RSUD Brebes, Tohir, mengungkapkan korban mengalami luka pada bagian kepala dan kedua kaki. Berdasarkan ciri-ciri fisik, korban diperkirakan berusia sekitar 65 tahun, berkulit sawo matang, berambut uban panjang sebahu, serta mengenakan hijab berwarna hijau.
“Korban belum diketahui identitasnya. Adapun luka yang dialami di kaki dan kepala,” kata Tohir.
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera menghubungi Polres Brebes atau RSUD Brebes guna membantu proses identifikasi korban.