Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Kemarau Panjang Picu Kenaikan Harga Pangan di Pasar Tradisional Brebes

M teguh•
Seputar Bregas

Foto: Media Indonesia

Suarapantura.com - Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dilaporkan naik dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan tersebut diduga berkaitan dengan kemarau panjang yang menekan produktivitas pertanian dan membuat hasil panen berkurang.

Di Pasar Brebes dan Pasar Belakang Kodim Brebes, komoditas sayuran dan bumbu dapur menjadi kelompok yang paling terasa kenaikannya. Cabai rawit merah yang sebelumnya dijual sekitar Rp65.000 hingga Rp70.000 per kilogram kini mencapai sekitar Rp80.000 per kilogram. Cabai keriting hijau naik dari sekitar Rp30.000 menjadi sekitar Rp55.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada tomat, yang bergerak dari sekitar Rp10.000 menjadi sekitar Rp14.000 per kilogram, serta kacang buncis dari sekitar Rp11.000 menjadi sekitar Rp15.000 per ikat. Mentimun dilaporkan ikut naik, meski besaran kenaikannya tidak disebutkan secara rinci.

Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi
Baca Juga · Seputar Bregas
Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi

Kelompok beras juga mengalami kenaikan. Beras medium naik dari sekitar Rp15.000 menjadi sekitar Rp16.000 per kilogram, sedangkan beras super atau premium naik dari sekitar Rp16.000 menjadi sekitar Rp17.000 per kilogram.

Pengelola Pasar Belakang Kodim Brebes, Amirudin, mengaitkan kenaikan harga tersebut dengan musim kemarau yang berkepanjangan. Menurut dia, pasokan dari petani berkurang karena hasil panen menurun, sehingga harga di tingkat pedagang ikut terkerek.

RSUD Ir Soekarno Sambangi Warga Ciduwet Penderita Luka Kronis Lewat Nakes Door to Door
Baca Juga · Seputar Bregas
RSUD Ir Soekarno Sambangi Warga Ciduwet Penderita Luka Kronis Lewat Nakes Door to Door

Bagi pembeli, kenaikan ini terasa membebani belanja harian. Seorang pembeli, Nur Ainul, berharap pemerintah turun tangan menstabilkan harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Warga juga mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait menggelar operasi pasar murah, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.

Tren kenaikan harga pangan tidak hanya terjadi di Brebes. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional yang dikutip sejumlah media juga menunjukkan harga cabai masih bergerak naik pada pertengahan Oktober 2026. Kondisi ini menguatkan dugaan bahwa tekanan pasokan akibat cuaca kering turut memengaruhi harga di berbagai daerah.

Baca Juga · Seputar Bregas
Satlantas Brebes Jenguk Korban Kecelakaan di RSUD, Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Di tengah situasi tersebut, masyarakat diimbau berbelanja sesuai kebutuhan dan memantau perkembangan harga. Pemerintah daerah diharapkan terus memantau pasokan serta menyiapkan langkah stabilisasi, termasuk operasi pasar, agar kenaikan harga tidak semakin memberatkan warga.

Sumber: Media Indonesia, Portal Pantura.

Tags:
#brebes#harga pangan#kemarau#pasar tradisional#bregas
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…