Suarapantura.com - Tim kesehatan RSUD Ir. Soekarno Ketanggungan mendatangi rumah seorang warga Desa Ciduwet, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, yang mengalami luka kronis pada tungkai kiri. Kunjungan melalui program Nakes Door to Door itu dilakukan pada Rabu, 28 Oktober 2026, setelah pihak rumah sakit menerima informasi dari Puskesmas Ketanggungan mengenai kondisi pasien yang membutuhkan perhatian medis.
Plt Direktur RSUD Ir. Soekarno, dr. Tambah Raharjo, mengatakan ia bersama dokter spesialis bedah datang langsung untuk memeriksa kondisi pasien bernama Samsuri. Pemeriksaan di rumah pasien tersebut bertujuan menilai apakah Samsuri dapat dirawat di RSUD Ir. Soekarno atau perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan dengan kemampuan yang lebih tinggi.
Kepala Desa Ciduwet, Imam Rois, mengapresiasi langkah cepat tenaga kesehatan tersebut. Ia berharap penanganan yang intensif dapat membantu warganya segera membaik dan kembali sehat.
Dokter Spesialis Bedah RSUD Ir. Soekarno, dr. Kristiani Wiek Kustanto, menjelaskan pasien mengalami ulkus kronis disertai banyak jaringan nekrotik atau jaringan mati pada tungkai kiri. Menurut dia, pasien membutuhkan pembersihan jaringan mati melalui tindakan debridement.
Selain itu, dokter mempertimbangkan transfusi darah, perbaikan kadar albumin, serta pemeriksaan CT scan pembuluh darah untuk mengetahui penyebab jaringan pada tungkai pasien menghitam. Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan yang diberikan sesuai dengan kondisi pasien.
Kristiani juga berpesan kepada keluarga agar senantiasa mendampingi pasien selama perawatan. Keluarga diminta memperhatikan asupan protein serta membantu pasien mengubah posisi tubuh secara berkala, termasuk miring ke kanan dan ke kiri, guna mencegah luka tambahan akibat tekanan.
Setelah pemeriksaan dan penanganan awal di lokasi, pasien kemudian dirujuk menggunakan ambulans ke RSUD Brebes. Di sana, pasien akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan memperoleh penanganan medis sesuai kebutuhannya dengan dukungan fasilitas yang lebih memadai.
Program kunjungan langsung seperti ini diharapkan dapat menjangkau warga yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan. Kehadiran tenaga medis ke rumah pasien juga menjadi pengingat pentingnya deteksi dini dan perawatan luka kronis agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih berat.
Sumber: Mantiq Media, BeritaKota.