SuaraPantura.com - Aksi kejar-kejaran antara petugas Bea Cukai Tegal dengan pengendara mobil box putih yang diduga membawa rokok ilegal terjadi di jalan raya Kabupaten Tegal, Selasa sore 27 Februari 2024.
Kejadian tersebut sempat viral lantaran diposting di salah satu grup media sosial Facebook. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa sebelum masuk Tol Adiwerna, mobil box sempat dikejar oleh petugas di sekitar wilayah Adiwerna.
"Terjadi kejar kejaran mobil box warna putih, dikejar dua mobil polisi, aksi kejar kejaran terjadi disekitar jalan adiwerna tegal, kemudian mobil masuk jalan tol adiwerna, setelah keluar tol pemalang mobil terjebak diterowongan kereta kelurahan beji taman pemalang, mobil box diduga membawa rokok ilegal, satu pelaku berhasil ditangkap dn satunya berhasil kabur, saat melintasi jalan sekitaran adiwerna mobil sempat menabraki kendaraan yg ada didepanya" tulis pengunggah, dikutip Rabu 28 Februari 2024.
Setelah adanya postingan itu, netizen pun ramai menulis berbagai komentar. Tercatat sampai dengan Rabu 28 Februari 2024 pukul 15.00 WIB, sejumlah 507 komentar mewarnai postingan tersebut.
"adine ditabrak sing mburi nang Mobil bea cukaine um,kie kon nggolet info plate," tulis akun @Mamane Lizaem Reall.
Akun lain, @Aris Arane juga mengomentari hal sama. Ia mengaku melihat mobil kejar-kejaran antara petugas Bea Cukai Tegal dengan mobil box putih.
"Liwat ngarepe umahe nyong gi sore . Pn mahgrib . Pancen banter nmen pdahal ng kampung," tulisnya.
Menanggapi hal itu, Kasi Penyuluhan Bea Cukai Tegal, Yusup membenarkan adanya penangkapan dua orang pelaku yakni pengemudi dan kernet mobil box putih yang membawa rokok ilegal.
"Petugas melakukan pengejaran mulai dari rest area KM 360 Tol Batang sampai dengan Palimanan Cirebon. Kemudian putar balik menuju arah timur sampai kemudian tertangkap di Pemalang," ungkapnya, kepada SuaraPantura.com, Rabu 28 Februari 2024.
Yusup menyebut, penangkapan terjadi setelah mobil box keluar Tol Pemalang kemudian masuk kampung dan nyangkut di terowongan rel kereta.
"Terkait dengan sempat keluar tol di Tegal dan masuk jalan umum, saya belum dapat info lebih lanjut," kata Yusup.
Ia menegaskan, apabila memang kejar-kejaran juga terjadi di jalan raya wilayah Kabupaten Tegal, diharapkan tidak ada korban masyarakat umum.
"Saya berharap tidak ada korban dari masyarakat yang tidak ada kaitannya," harapnya.***