SuaraPantura.com - Rencana Kunjungan Kerja (Kunker) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta di Kabupaten Brebes batal dilaksanakan.
Hal ini disinyalir karena dampak dari ucapan Ketua DPRD DKI Jakarta yang dianggap merendahkan dan menyinggung masyarakat Brebes dan Tegal.
"Daripada kunker (kunjungan kerja) ke Brebes, Tegal beli telur asin, kentutnya bau, mending kunker ke luar negeri", ungkap Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi dalam Rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta pada, Rabu Malam 9 Agustus lalu.
Hal itulah yang kemudian memantik reaksi protes masyarakat Brebes dan sekitarnya.
Diketahui, Kunker DPRD DKI Jakarta ini awalnya direncanakan dilaksanakan pada Senin, 14 Agustus 2023.
Mendengar rencana Kunjungan kerja ini, sejumlah pengrajin dan pedagang telur asin Brebes menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Brebes.
Selain melakukan orasi, mereka membawa telur asin untuk dibagikan kepada para wakil rakyat di DPRD Brebes.
Para pendemo juga meminta DPRD Kabupaten Brebes mengirimkan telur asin ke Ketua DPRD DKI Jakarta, Edi Marsudi.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Brebes Heri Fitriansyah menyatakan bahwa awalnya pihaknya sudah bersiap menerima kunjungan dari Komisi A DPRD DKI Jakarta, namun ternyata DPRD DKI Jakarta mengirimkan surat pembatalan.***