Deadline Hingga 16 Mei 2022, PKL Areal Alun-alun dan Taman Pancasila Kota Tegal Diminta Berhenti Berjualan
Desky Danuaji•
Seputar Bregas
SuaraPantura.com - Usai berjualan selama libur lebaran di areal Alun-alun dan Taman Pancasila Kota Tegal kini para Pedagang Kaki Lima (PKL) diminta menghentikan aktivitas berjualan mereka.
Hal ini tertuang dalam Surat Teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota Tegal kepada PKL Jl. Pancasila dan Alun-alun Kota Tegal.
Dalam teguran tertulis yang ditandatangani Kepala Satpol PP Kota Tegal, tertulis bahwa para PKL diberikan batas waktu hingga 16 Mei 2022.
"..dimohon agar saudara/pelaku usaha tidak melakukan aktivitas berjualan dikawasan tersebut, kami beri waktu sampai dengan hari Senin, 16 Mei 2022" tertulis dalam Surat Teguran tersebut.
Surat Teguran dari Satpol PP Kota Tegal untuk para PKL — Fauzan Jamal/Fb
Dalam Surat Teguran tersebut juga ditegaskan jika para PKL masih berjualan hingga batas waktu yang ditentukan maka akan dilakukan penertiban.
"Selanjutnya, apabila sampai batas waktu ditentukan masih tetap melakukan aktivitas berjualan/berdagang akan dilakukan penertiban sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku" Tulis dalam surat tersebut.
Mrnanggapi hal ini, Aktivis Kota Tegal, Fauzan Jamal mengatakan bahwa dasar hukum yang ditetapkan oleh Satpol PP dinilai ngawur.
" Perwal no 1 tahun 2022 tentang Pedestrian itu cacat hukum, ko dijadikan dasar untuk mengurak PKL, sedang kan Perda no 3 tahun 2008 tentang PKL belum ada Perwal nya, padahal itu sudah bicara tehnis....... Ngawur wis....." Tulisnya melalui media sosial pribadinya. ***