SuaraPantura.com - memperingati hari Hipertensi sedunia yang jatuh pada tanggal 17 Mei, Dinas Kesehatan Kab. Tegal menggelar kegiatan deteksi dini penyakit tidak menular, yang bertempat di Universitas Bhamada Slawi.
Pembukaan acara tersebut juga dihadiri sejumlah pegawai Dinkes kab. Tegal, civitas akademika, mahasiswa dan karyawan Universitas Bhamada.
Dalam Sambutanya Kabid UKM dan UPK dr. Sarmanah Adi Muraeny mengatakan pentingnya deteksi dini.
"Deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular sangat penting sekali. Karena di Indonesia sekitar 64 persen penduduknya terjangkit penyakit tidak menular. Seperti hipertensi". katanya.
Lebih lanjut beliau mengungkapan. Pendektisian secara disini sangat diperlukan sekali.
"Deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular sangat penting, karena berdasarkan data dari WHO sebesar 63% penyebab kematian di Indonesia adalah akibat dari penyakit tidak menular, sedangkan berdasarkan hasil riskesdas tahun 2018 salah satu PTM yang memiliki prevalensi tertinggi di Indonesia adalah hipertensi yaitu sebesar 34.1% ." Ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut juga, sejumlah perwakilan civitas akademika Universitas Bhamada yang diwakili oleh Dr. Risnanto selaku wakil rektor bidang akademik. Membuka kegiatan itu secara simbolis.
Dimana semua mahasiswa dan karyawan Universitas Bhamada, langsung mendapatkan pengecekan teknan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat.
***