Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Muhadi Tak Ingin Anaknya Jadi Walikota Tegal 2 Periode

Tim Suara Pantura 01•
Seputar Bregas

SuaraPantura.com - Muhadi Setiabudi, ayah dari Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, tidak menghendaki anaknya maju lagi sebagai Walikota Tegal 2024 mendatang.

Sikap Muhadi yang demikian itu dimaksudkan agar anaknya fokus mengurus bisnisnya.

"Ya Saya minta mas Dedy cukup satu periode saja," ungkap Muhadi saat acara silaturahmi dengan awak media dan lembaga masyarakat.

"Saya ingin anak Saya meneruskan Usaha," tambah Muhadi.

Selain itu, Muhadi juga tak punya keinginan masuk ke dunia politik. Menurutnya menjadi pengusaha adalah jalan untuknya bisa bermanfaat bagi orang banyak.

Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi
Baca Juga · Seputar Bregas
Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi

"Saya ngga ada keinginan nyalon Bupati, cukup jadi pengusaha saja nermanfaat bagi orang banyak," terangnya.

Seperti diketahui, Muhadi Setiabudi adalah pengusaha Indonesia asal Brebes, Jawa Tengah yang juga merupakan ayah dari Dedy Yon Supriyono, Wali kota Kota Tegal terpilih untuk masa jabatan 2019-2024.

Muhadi Setiabudi adalah pemilik PT. Dedy Jaya Lambang Perkasa, PO Dedy Jaya dan Mall Dedy Jaya.

Grup usaha PT Dedy Jaya Lambang Perkasa yang berdiri sekitar 15 tahun yang lalu,telah menjadi kerajaan bisnis dengan 2.500 karyawan.

RSUD Ir Soekarno Sambangi Warga Ciduwet Penderita Luka Kronis Lewat Nakes Door to Door
Baca Juga · Seputar Bregas
RSUD Ir Soekarno Sambangi Warga Ciduwet Penderita Luka Kronis Lewat Nakes Door to Door

Lini usahanya juga beragam, mulai dari mengelola ratusan armada di bawah bendera perusahaan bus (PO) Dedy Jaya, hotel, pabrik cat, toko bahan bangunan, toko emas, hingga bisnis mal di Tegal.

Muhadi termasuk pengysaha yang berjuang dari Nol. Pasalanya, dulu Muhadi mulai menerjuni usaha dagang bambu dengan modal awal sekitar Rp. 50.000.

Modal ini ia kumpulkan dari upah membantu orang tuanya di sawah. Beberapa pesanan dalam jumlah besar mulai berdatangan.

Muhadi pun mulai mendapatkan order dari sebuah kontraktor bangunan untuk menyuplai ribuan batang.

Baca Juga · Seputar Bregas
Satlantas Brebes Jenguk Korban Kecelakaan di RSUD, Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Untungnya meningkat, dari sekitar Rp. 70.000 sebulan menjadi Rp. 470.000 per bulan.

Dua tahun setelah berdagang bambu, Muhadi mendirikan toko bahan bangunan dengan modal yang ia kumpulkan dari untung berdagang bambu.

Tujuh tahun berbisnis di material, keuntungan dari berjualan bahan bangunan sudah bisa menjadi modal untuk membeli beberapa bus besar.

Kini, jumlah armada busnya yang berbendera PO Dedy Jaya sudah mencapai ratusan unit.

Penumpang asal Pantura, Tegal, Pekalongan, dan Purwokerto yang hendak ke Jakarta mengenal bus ini. Dedy Jaya melayani trayek Jakarta-Purwokerto, Jakarta-Tegal, dan Jakarta-Pemalang-Pekalongan.
***

 

Tags:
#dedy yon supriyono#muhadi setiabudi#walikota tegal#2 periode
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…