Logo korporat BCA. (Foto : Istimewa).
Suarapantura.com - Saldo rekening sudah terpotong Rp10 juta, tetapi saldo dompet digital tak kunjung bertambah. Situasi inilah yang dikeluhkan Hendra setelah melakukan top up DANA menggunakan Virtual Account BCA pada 25 September 2026.
Hingga keluhan disampaikan, Hendra mengaku belum menerima saldo sesuai nominal transaksi tersebut. Pertanyaan mendasarnya pun belum terjawab: jika uang sudah keluar dari rekening, di mana posisi dana Rp10 juta itu sekarang?
Bagi nasabah, transaksi digital semestinya memberikan kepastian. Ketika rekening sudah didebit, tetapi saldo tujuan belum bertambah, konsumen berhak mendapatkan penjelasan yang terang mengenai status transaksi dan langkah penyelesaiannya.
Hendra menyampaikan bahwa top up sebesar Rp10 juta dilakukan melalui Virtual Account BCA. Setelah transaksi, saldo rekening BCA miliknya berkurang dengan nominal yang sama. Namun, dana tersebut tidak muncul di akun DANA miliknya.
Masalahnya bukan sekadar saldo yang belum bertambah. Ada dana dalam jumlah besar yang menurut pengaduan sudah terpotong, sementara kepastian penyelesaiannya masih ditunggu.
Sudah Mengadu, tetapi Kapan Ada Kepastian?
Hendra mengaku telah menghubungi layanan Chat Diana untuk meminta bantuan. Pengaduan itu tercatat dengan nomor laporan 2790353071378.
Namun, menurut Hendra, hingga keluhannya disampaikan belum ada kejelasan mengenai keberadaan dana tersebut maupun kepastian kapan uang akan masuk ke saldo DANA atau dikembalikan ke rekening asal.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas penanganan pengaduan transaksi digital. Apakah transaksi tersebut masih dalam proses, mengalami kendala rekonsiliasi, atau memerlukan pemeriksaan lebih lanjut?
Jawaban atas pertanyaan itu penting agar nasabah tidak dibiarkan menunggu tanpa memahami apa yang sedang terjadi terhadap uangnya.
Dana Terpotong, Siapa yang Harus Menjelaskan?
Dalam transaksi yang melibatkan rekening bank dan dompet digital, penelusuran perlu memastikan status pembayaran dari sisi bank, Virtual Account, hingga sistem penerima. Bukti debit rekening, referensi transaksi, dan hasil pemeriksaan kedua penyedia layanan dapat membantu menentukan posisi dana.
Karena itu, persoalan ini tidak cukup dijawab dengan pernyataan bahwa laporan sudah diterima. Nasabah juga membutuhkan informasi mengenai perkembangan penanganan, hasil penelusuran, serta estimasi waktu penyelesaian yang dapat dipertanggungjawabkan.
Tentu, belum masuknya saldo tidak dengan sendirinya membuktikan dana hilang atau salah satu pihak melakukan pelanggaran. Namun, ketika Rp10 juta sudah terpotong, ketidakjelasan yang berkepanjangan tetap menjadi persoalan serius bagi nasabah.
Nasabah Menunggu Penyelesaian Transparan
Hendra berharap pihak DANA segera menindaklanjuti pengaduannya dan memberikan penjelasan yang transparan. Ia meminta agar dana yang telah terpotong dapat ditelusuri, kemudian diselesaikan sesuai hasil pemeriksaan.
Dua hal yang perlu dipastikan adalah apakah transaksi top up tersebut berhasil atau gagal, serta bagaimana mekanisme penyelesaian apabila dana telah didebit tetapi saldo penerima belum bertambah.
Pihak BCA dan DANA perlu memberikan kejelasan berdasarkan hasil penelusuran transaksi ini. Tanpa informasi yang memadai, nasabah hanya bisa menunggu sementara uangnya belum dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Rp10 juta bukan nominal kecil. Jika uang sudah terpotong tetapi saldo belum masuk, nasabah berhak memperoleh jawaban yang jelas—bukan sekadar nomor laporan.
Catatan: Berita ini disusun berdasarkan keluhan yang disampaikan Hendra. Status transaksi dan tanggapan resmi BCA maupun DANA belum tercantum dalam materi pengaduan yang diterima.