Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Buntut Kasus Pembakaran Mobil Polisi, Dedi Mulyadi Bakal Panggil Ormas se-Jabar demi Cegah Premanisme

Tim Suara Pantura 01•
Gaya Hidup

SuaraPantura.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi angkat bicara usai viralnya insiden pembakaran mobil polisi yang diduga oleh oknum organisasi masyarakat (ormas) di kawasan Cimanggis, Depok.

 

Terkait dugaan oknum ormas yang melakukan pembakaran mobil polisi itu, Dedi mengklaim persoalan itu merupakan persoalan premanisme bukan masalah kelembagaan.

 

Dedi menegaskan hal tersebut agar warga setempat tetap akur usai insiden pembakaran mobil polisi tersebut.

 

"Kita bicaranya premanismenya, bukan kelembagaannya," tegas Dedi kepada awak media di Polres Metro Depok yang dikutip pada Rabu, 23 April 2025.

Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla
Baca Juga · Gaya Hidup
Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla

 

"Karena tindakan itu adalah sifatnya perorangan, maka hukumnya menjadi hukum perorangan, bukan hukum kelembagaan," sambungnya.

 

Dedi kemudian menuturkan, pihaknya sejauh ini tidak menegur secara langsung terhadap oknum ormas terkait.

 

Sementara itu, Dedi memastikan pihaknya berencana untuk mengumpulkan ormas se-Jabar untuk berdialog terkait tindakan premanisme.

Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned
Baca Juga · Gaya Hidup
Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned

 

"Ke depan, semua ormas akan diajak bicara," terang Dedi menjelaskan buntut dari insiden pembakaran mobil polisi di Depok.

 

Dedi menjelaskan, tujuan ormas pada dasarnya dibentuk untuk kepentingan masyarakat, oleh sebab itu pihaknya ingin melaraskan visi bersama-sama.

 

"Tujuan ormas itu kan pada dasarnya baik, untuk konsolidasi dan membangun visi bersama," terang Dedi.

Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan
Baca Juga · Gaya Hidup
Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan

 

"Ormas harus mulai mengidentifikasi anggota-anggotanya yang berpotensi melakukan aksi premanisme atau melawan hukum," sebutnya.

 

Di sisi lain, Dedi meminta para pimpinan ormas untuk bertindak tegas terhadap anggotanya yang mencoreng nama organisasi.

 

"Jika ada yang terbukti melakukan pelanggaran, maka harus segera diberhentikan atau bahkan dibekukan keanggotaannya," tandasnya.***

Tags:
#dedy mulyadi#ormas#jawa barat
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…