SuaraPantura.com – Banyak orang mengalami sakit gigi akibat gigi berlubang, namun memilih membiarkannya selama berhari-hari. Padahal, hal ini justru berisiko membahayakan kesehatan dan mengganggu aktivitas harian. Jadi, apa yang sebenarnya terjadi jika gigi berlubang tidak segera ditangani?
Gigi berlubang merupakan masalah umum yang bisa muncul sejak masa kanak-kanak. Karena itu, perhatian pada kesehatan gigi, terutama pada anak-anak, sangatlah penting. Salah satu tujuannya adalah mencegah infeksi yang bisa menjalar ke jaringan dalam gigi.
Maka dari itu, menjaga kesehatan gigi agar tidak berlubang menjadi hal yang wajib dilakukan. Berikut lima dampak yang bisa terjadi jika gigi berlubang dibiarkan begitu saja
1. Nyeri
Hal pertama yang bakalan kita rasakan jika ada gigi berlubang dibiarkan saja maka menimbulkan rasa nyeri tak tertahankan. Rasa sakit ini bisa reda, tapi bisa kembali sewaktu-waktu.
2. Masalah gusi
Gigi berlubang yang dibiaran saja akan menyebabkan masalah pada gusi. Mulai dari peradangan pada gusi diikuti rasa nyeri yang hebat. Tak hanya itu, jika masalah gusi dibiarkan saja ini bisa membuat gusi membengkak dan berwarna kemerahan. Biasanya kondisi ini akan membuat gusi mengeluarkan darah.
3. Abses gigi
Gigi yang berlubang yang dibiarkan akan menyebankan masalah abses gigi. Masalah gusi ini bisa berakibat pada infeksi yang menyebar ke bagian jariangan lunak dari pulp, rahang, atau mulut.
4. Penyakit jantung dan strok
Masalah gigi yang dibiarkan akan berkibat fatal yang memicu terjadinya penyakit jantung dan stroke. Gusi yang mengalami luka bisa memicu masuknya bakteri ke dalam aliran darah. Hal itulah yang membuat infeksi pada jaringan otot di bagian dalam tubuh.
5. Pengaruhi struktur rahang
Hal lain jika gigi berlubang dibiarkan saja maka akan menyebabkan pembentukan struktur rahang. Oleh karena itu, jika ada gigi berlubang, maka segera periksakanlah ke dokter gigi.
Karena dampaknya bisa menjalar ke berbagai organ tubuh, penting untuk tidak menunda pengobatan gigi berlubang. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter gigi begitu muncul rasa nyeri atau terlihat adanya lubang pada gigi. Penanganan sejak dini tidak hanya menghindarkan dari rasa sakit, tapi juga mencegah komplikasi yang lebih serius.
Selain itu, menurut pafikotamarauke.org, menjaga kebersihan mulut secara rutin juga sangat penting. Sikat gigi minimal dua kali sehari, hindari konsumsi makanan manis berlebihan, dan gunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi. Kunjungan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali juga sangat disarankan untuk mencegah timbulnya masalah gigi dan mulut.
Ingat, kesehatan gigi adalah bagian dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Gigi yang sehat akan mendukung fungsi makan dan bicara, serta meningkatkan kualitas hidup. Menurut pafikabmamberamo.org jangan anggap sepele masalah gigi berlubang karena dampaknya bisa lebih luas dari yang kita kira.***