SuaraPantura.com - Tidur menjadi kegiatan tubuh untuk beristirahat setelah seharian memiliki banyak kegiatan.
Dengan kualitas tidur yang baik dan nyenyak semalaman, diharapkan bahwa keesokan paginya tubuh menjadi lebih segar.
Sayangnya, pada beberapa orang sering terjadi bangun tidur malah terasa pegal-pegal.
Padahal, momen bangun tidur juga bisa memberi pengaruh pada mood seharian itu.
Ada beberapa penyebab badan menjadi pegal-pegal di pagi hari, di antaranya adalah:
Posisi Tidur Buruk
Paling umum terjadi karena posisi tidur dan bantal yang tidak baik semalaman.
Kalau punya kebiasaan tidur tengkurap, sebaiknya mulai dihindari karena posisi tidur ini bisa membuat badan pegal di pagi hari.
Selain itu, posisi ini juga berpengaruh pada pernapasan karena tulang rusuk harus bekerja keras agar dada bisa mengembang optimal saat menarik napas.
Dehidrasi
Dehidrasi atau kekurangan air juga menjadi alarm bagi kondisi kesehatan para tubuh.
Jika tubuh kekurangan air, salah satu tandanya adalah otot yang terasa nyeri dan badan kurang fit.
Stres
Kondisi mental juga memberi pengaruh pada kesehatan fisik.
Di waktu tidur yang harusnya jadi momen istirahat pun bisa berubah jadi waktu penuh kecemasan karena biasanya larut dalam pemikiran yang berlebihan atau overthinking.
Kondisi Kasur
Faktor eksternal yang memberi pengaruh saat bangun tidur terasa pegal adalah kondisi Kasur.
Kasur yang tidak bisa menyeimbangkan berat badan atau bentuk tubuh orang yang tidur di atasnya, bisa membuat badan pegal keesokan harinya.
Biasanya, sudah direkomendasikan untuk mengganti kasur paling tidak setiap 10 tahun sekali.
Kasur terlalu empuk membuat tubuh sedikit melengkung, namun kasur terlalu keras membuat punggung bawah tidak menyentuh kasur dengan sempurna.***