Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Fenomena Ketawa Karier: dari Canda Ringan hingga Jadi Strategi Bangun Tim yang Solid

Tim Suara Pantura 02•
Gaya Hidup

 

SuaraPantura.com - Melempar humor atau candaan di tempat kerja, ternyata bukan sekadar lucu-lucuan. Sejumlah penelitian menunjukkan, humor bisa memperkuat hubungan antar sesama rekan kerja.

Berbeda dengan topik ilmiah yang rumit, humor adalah hal yang dekat dengan semua orang. Hampir setiap karyawan punya pengalaman soal cara bercanda bisa mencairkan rapat atau membuat pekerjaan terasa tidak terlalu berat.

"Humor membantu orang menghadapi tekanan, mempererat hubungan, bahkan sering dipakai pemimpin untuk membangun kedekatan dengan timnya," demikian tertulis dalam riset Robert J. Trulaski yang dikutip pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla
Baca Juga · Gaya Hidup
Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla

Riset Trulaski membuktikan, humor bukan hanya hiburan singkat. Ia bisa jadi alat komunikasi yang ampuh, terutama ketika dipakai untuk meredakan ketegangan di lingkungan kerja yang tergolong sibuk.

Kendati demikian, efek humor ternyata tidak selalu sama untuk semua orang. Terdapat studi yang menyoroti perbedaan reaksi terhadap pria dan wanita yang melontarkan candaan di tempat kerja.

"Hasil studi kami menemukan pria, baik berstatus tinggi maupun rendah, cenderung dinilai positif ketika menggunakan humor," jelas Trulaski.

Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned
Baca Juga · Gaya Hidup
Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned

"Sebaliknya, wanita berstatus rendah yang menggunakan humor agresif justru mendapat penilaian negatif," imbuhnya.

Artinya, ketawa memang bisa membangun suasana seru, tapi penerimaan orang bisa dinilai berbeda tergantung siapa yang melontarkannya.

Meski begitu, bagi banyak karyawan, humor tetap jadi perekat penting dalam hubungan kerja.

Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan
Baca Juga · Gaya Hidup
Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan

Selain itu, humor juga punya kaitan langsung dengan kepuasan kerja. Studi dua minggu dengan pengukuran harian menemukan hubungan erat antara humor, emosi positif, dan rasa puas terhadap pekerjaan.

"Ketika seseorang mendengar atau melontarkan humor, mereka melaporkan perasaan lebih bahagia dan lebih puas dengan pekerjaannya," kata peneliti. "Yang menarik, kepuasan kerja hari ini bisa mendorong mereka untuk melontarkan humor keesokan harinya," terang Trulaski.

Selain meningkatkan kepuasan, humor juga dinilai dapat memperkuat ikatan antar anggota tim. Canda kecil di sela pekerjaan bisa menjadi perekat yang membuat komunikasi lebih lancar dan kerja sama lebih solid.

Tidak heran jika banyak pemimpin sengaja memakai humor untuk membangun kedekatan dengan timnya. Ketawa bersama membuat jarak antara atasan dan bawahan terasa lebih cair.

Pada akhirnya, humor di kantor bukan hanya soal hiburan, namun juga dapat menjadi strategi demi tim yang solid.***

Tags:
#humor#fenomena#kerja#ketawa karier
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…