Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Gen Z di era Gig Ekonomi: Bebas Bekerja tapi Dinilai Masih Sulit Mengatur Uang

Tim Suara Pantura 02•
Gaya Hidup

 

SuaraPantura.com - Generasi Z dinilai semakin akrab dengan pola kerja di era gig economy, yakni sistem kerja berbasis proyek atau kontrak jangka pendek yang mengandalkan platform digital.

Bagi banyak anak muda, pekerjaan lepas bukan lagi pilihan sampingan, melainkan cara utama untuk mencari penghasilan.

Laporan Bank Dunia tahun 2023 mencatat ada lebih dari 435 juta pekerja lepas di seluruh dunia. Jumlah itu mewakili sekitar 12,5 persen dari total tenaga kerja global. Fenomena ini diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa tahun mendatang.

Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla
Baca Juga · Gaya Hidup
Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla

Direktur Utama Black Mammoth, Stoy Hall menuturkan situasi ini membawa peluang sekaligus tantangan.

"Mereka punya fleksibilitas, otonomi, dan banyak sumber penghasilan. Itu luar biasa. Tapi mereka juga kehilangan hal-hal penting untuk masa depan, seperti pensiun, asuransi kesehatan, dan penghasilan yang stabil," ujar Hall sebagaimana dilansir dari Investopedia pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Generasi Z terlihat memimpin pergeseran ini. Laporan Ogilvy menyebut pada tahun 2027, hampir separuh tenaga kerja di negara maju akan terjun dalam gig ekonomi.

Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned
Baca Juga · Gaya Hidup
Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned

Pertumbuhannya pun, disebut tiga kali lebih cepat dibanding pekerjaan konvensional.

Kendati tampak menjanjikan, pola kerja ini menuntut Gen Z untuk lebih disiplin mengatur keuangan. Tanpa rencana matang, fleksibilitas bisa berubah menjadi kerentanan finansial.

"Pendapatan yang tidak menentu membuat anggaran sulit dijaga," demikian tertulis dalam laporan Investopedia.

Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan
Baca Juga · Gaya Hidup
Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan

"Strategi yang bisa diterapkan adalah menyusun belanja bulan ini berdasarkan penghasilan bulan lalu, lalu sisihkan dana lebih untuk tabungan darurat," imbuhnya.

Dana darurat menjadi kunci bagi pekerja lepas. Rekomendasi ahli adalah menyiapkan cadangan setara 6 hingga 12 bulan pengeluaran, lebih besar dari standar 3 bulan. Langkah ini penting karena pekerjaan lepas bisa tiba-tiba berhenti.

Agar konsisten, Gen Z disarankan menggunakan sistem tabungan digital. Dengan begitu, sebagian pendapatan langsung masuk ke tabungan tanpa harus bergantung pada niat menabung semata.

Bagi Generasi Z, membangun finansial di era gig economy berarti mengelola arus kas, menyiapkan tabungan darurat, serta berinvestasi pada keterampilan baru.***

Tags:
#finansial#uang#ekonomi#gen z#generasi z
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…