SuaraPantura.com - Kali ini kita bagikan yang lengkap spesial buat kamu pecinta Novel Dear Doctor I Love You.
Kalian pasti bakal bisa menikmati alur kisah Novel Dear Doctor I Love You yang dibuat dengan epic ini.
Untuk episode lengkapnya kalian bisa buka banyak penyedia Novel Dear Doctor I Love You di berbagai aplikasi.
Langsung aja, berikut Novel Dear Doctor I Love You.
“Kita tak akan pernah bisa membuat orang di sekitar kita bahagia, ketika kita sendiri tidak bahagia.” Ami tanpa takut melanjutkan.
“Suatu hari ketika semua orang tahu bila Pak dokter selama ini lebih banyak berpura-pura demi mereka. Saya rasa mereka malah akan berbalik merasa terluka, sedih dan gagal. Mereka merasa dekat sekali tetapi ternyata tak cukup membuat mereka di percaya untuk membagi perasaan Pak Dokter.”
“Ami cukup!” Kaflin tegas meminta Ami diam sampai di tersentak.
“Jangan lagi mengatakan apa pun, kamu di sini bekerja untuk merawat Mamah saya, kamu tak ada hak untuk ikut campur dalam kehidupan pribadi saya!” Ami merasakan mata perih mendengarnya. Ia memejamkan mata, hingga air matanya pun jatuh di hadapan Kaflin. Kalimat itu menyakiti, tetapi sadar terjadi karena ia yang memulai. Ami telah melewati batas yang tak seharusnya.
“Saya sadar posisi saya, Pak dokter. Tapi, saya merasa kita dekat dalam beberapa waktu, saat itulah saya bisa merasakan jika Pak dokter masih sangat terluka.” Satu kalimat terakhir yang Ami sampaikan sebelum ia berbalik. Secara jujur.
“Saya merasa jika kamu katakan itu dengan kepedulian yang tak biasa, Ami.” Ami terdiam.
“Kenapa kamu diam? Saya benar?” Ami kembali menatapnya.
“Ya.” Ami menjawab sambil mengepalkan tangan di masing-masing tubuhnya, “Saya memang peduli.. sebagai bawahan ke atasan. Saya bekerja di sini sudah dua tahun. Saya mengharapkan kebahagiaan untuk Pak dokter—“
“Kenapa? Karena perhatian yang saya berikan?”
Mencintai seseorang yang belum usai dengan masa lalunya, sebesar apa pun berjuang menempati hatinya, semua akan terasa percuma sebab di hatinya masih menjadi milik orang lain.
Amira Salvia harusnya menanamkan pikiran itu sejak bekerja dengan seorang dokter tampan dan baik hati, dokter Kaflin Lais.
Kebaikan hati Kaflin menyentuh hatinya, hingga mudah untuk gadis polos sepertinya jatuh hati secara diam-diam.
Bukan hanya perkara wanita di masa lalu, hidup Kaflin bagai Arjuna di pewayangan yang dikelilingi banyak wanita-wanita cantik dan berkelas sampai hadir seseorang yang terlihat serasi dengannya, Dokter Bunga.
Ami cukup tahu diri, berusaha melupakan perasaannya namun semakin hari justru semakin dalam.
Pilihannya hanya mundur teratur, mungkin dengan begitu dia akan bisa melupakan dokter Kaflin.
Apakah cintanya berakhir begitu saja? Apa Ami benar-benar bisa melupakan Kaflin dan menemukan cinta lainnya. Tapi, bagaimana jika semesta mempertemukan mereka kembali?
Simak Novel Dear Doctor I Love You dia artikel Suara Pantura selanjutnya ya.
***