Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Dokter Resna Ungkap 6 Bahaya Kesehatan Jika Tidur Setelah Sahur, Bisa Memicu Serangan Jantung?

Andri S.•
Gaya Hidup

SuaraPantura.com - Jika kalian punya kebiasaan tidur setelah sahur, mulai saat ini kebiasaan tersebut harus ditinggalkan.

Alasannya kebiasaan tidur setelah sahur harus ditinggalkan karena setelah makanan sahur masuk ke dalam perut, lambung akan mencernanya menjadi sari-sari makanan yang kemudian diserap oleh tubuh untuk dijadikan energi.

Dokter spesialis penyakit dalam RS Bunda Margonda Depok, dr. Resna Murti Wibowo, Sp. PD. FINASIM, M.Kes. berpandangan, orang yang berpuasa setelah makan sahur tidak boleh langsung tidur.

Kerapkali orang-orang yang menjalani puasa, santap sahur menjelang fajar terkadang dilakukan dalam kondisi tubuh yang mengantuk.

Terlebih setelah tubuh mendapatkan asupan untuk bekal menjalani puasa, mata sering kali terasa berat dan ingin terpejam.

dr. Resna bilang, tidur merupakan salah satu aktivitas yang sering dilakukan saat berpuasa dan sebenarnya termasuk ibadah di bulan Ramadan.

"Namun, yang harus disadari bahwa bahaya tidur setelah makan akan meningkatkan risiko gangguan pencernaan," ujar dr. Resna dihubungi Senin 10 April 2023.

dr. Resna yang juga merupakan dosen spesialis penyakit dalam di FKK Universitas Muhammadiyah Jakarta ini membeberkan 6 bahaya yang bisa dirasakan jika langsung tidur setelah sahur.

Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla
Baca Juga · Gaya Hidup
Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla

1. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

dr. Resna menjelaskan tidur setelah makan sahur berpotensi akan membuat naiknya asam lambung ke esofagus (refluks) dan akan mengalami gangguan pencernaan, maka makanan yang baru saja dimakan membutuhkan waktu untuk dicerna oleh lambung selama 2 jam.

Sehingga jika setelah sahur kemudian tidur akan berisiko terkena Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

"Gejala yang dirasakan saat mengalami GERD adalah tenggorokan terasa panas terbakar akibat asam lambung dan sisa makanan yang masih belum tercerna dengan baik," terangnya.

2. Tubuh Jadi Lemas

Masih ada kebiasaan orang berpuasa bahwa makan sahur tengah malam karena ingin tidur lebih lama. Hal itu sebaiknya segera diubah.  Pasalnya makan yang dilanjutkan dengan tidur lama justru akan menurunkan kualitas tidur, hal ini disebabkan karena masih membutuhkan aktifitas ekstra pada lambung untuk dicerna.

3. Beresiko Menaikkan Berat Badan

Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned
Baca Juga · Gaya Hidup
Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned

Jamak diketahui bahwa dampak dari kebiasaan tidur setelah makan akan membuat berat badan melonjak naik. Tidak heran saat ramadan banyak orang bukan bertambah kurus melainkan sebaliknya.

Pasalnya, saat mengkonsumsi makanan lebih banyak kalori yang terbakar yang seharusnya makanan masuk ke dalam tubuh akan digunakan sebagai sumber energi. Namun tidur setelah makan sahur akan meningkatkan berat badan atau obesitas, tentu kalori yang tersimpan akan menjadi lemak.

Dalam jangka panjang, kebiasaan tidur setelah makan sahur akan membuat perut terasa lebih cepat lapar. Jadinya, rasa lapar yang ditahan membuat kita makan lebih banyak saat berbuka puasa.

"Kondisi tersebutlah yang kemudian dapat menjadi risiko obesitas meningkat jika tidak mengubah kebiasaan tidur setelah makan," imbuhnya.

4. Mudah Sembelit

dr. Resna mengingatkan bahaya tidur setelah sahur akan mengganggu pencernaan dan maagh. Sembelit terjadi akibat pengosongan lambung yang lama, jika terus dibiarkan hal ini akan memicu sulit buang air besar atau sembelit.

"Timbunan makanan dalam perut yang tidak kunjung dicerna perut akan dipenuhi oleh gas dan terasa tidak nyaman. Risiko sembelit saat bulan puasa akan menjadi lebih besar, karena tubuh akan kurang mendapat cairan dari biasanya," terangnya.

Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan
Baca Juga · Gaya Hidup
Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan

5. Serangan Jantung

Kebiasan tidur setelah makan ternyata memiliki dampak yang sama buruknya dengan meluapkan emosi yang meledak-ledak.

"Saat kita sahur dengan memakan makanan berat dan langsung tidur kurang dari 2 jam akan mudah mengalami peningkatan tekanan darah sepanjang malam," katanya.

6. Risiko terkena Stroke

Risiko stroke akibat tidur setelah makan terikat dengan peningkatan asam lambung  yang menyebabkan stroke. Saat setelah makan akan terjadi perubahan kadar gula darah, kolesterol,  dan tekanan darah yang mungkin dapat berdampak pada peningkatan risiko terkena stroke.

Di satu sisi, godaan untuk tidur lagi setelah sahur memang sangat berat apalagi jika memiliki kewajiban untk bekerja atau melakukan aktivitas langsung diagi hari.

Sebaiknya, lakukan aktivitas untuk menghindari kebiasan tidur setelah makan sahur seperti membaca Al-Qur’an untuk menunggu waktu subuh.

"Di lain sisi, sebaiknya beri waktu tubuh untuk dapat mencerna makanan yang baru dikonsumsi saat sahur, niatkan puasa untuk ibadah, menjaga pola hidup dan makan dengan seimbang. Maka bukan suatu hal yang mustahil di bulan suci Ramadan segala sesuatu yang dikerjakan akan menjadi berkah," pungkasnya.***

Tags:
#tidur setelah sahur#bahaya#penyakit#dokter#resna murti wibowo
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…