SuaraPantura.com - Menjelang peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus ini, kita seringkali mendengar istilah acara 'Wungon' di malam kemerdekaan.
Wungon berasal dari bahasa jawa yang secara harfiah, Wungon berarti tidak tidur semalam suntuk.
Dalam bahasa pergaulan, wungon juga sering disebut lek-lekan, yang maknanya kurang lebih sama.
Di beberapa wilayah, acara wungon ini diisi dengan doa-doa. Kemudian dilanjutkan dengan refleksi perjuangan bangsa.
Mengenang kembali perjuangan para pahlawan kusuma bangsa serta meneladani juang sekaligus mendoakan agar amal ibadah dan perjuangan yang telah mereka berikan mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Di Jawa sendiri, Wungon di malam jelang peringatan kemerdekaan RI dilaksanakan di pendopo-pendopo dari tingkatan tertinggi hingga desa.
Selain itu, masyarakat kampung juga menggelar acara wungon di tingkat RT dengan memanfaatkan gelaran tikar di halaman, dan tempat strategis lainnya.
Dari kalangan tua, muda bahkan anak ikut serta dalam acara tersebut.
Tak jarang usai acara biasanya ada nasi tumpengan yang bertuliskan petingatan kemerdekaan.***